Kata BPJS Kesehatan: 56 Persen Warga Tanjungpinang Ikut JKN, Ini Perinciannya

Sebanyak 132 ribu warga Tanjungpinang, 56 persen penduduk Bumi Gurindam sudah menjadi peserta JKN. Ini perinciannya

Humas Pemko Tanjungpinang
Lis menyerahkan KIS Kepada beberapa Perwakilan Badan Usaha pada acara sosialisasi JKN KIS di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (19/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sebanyak 132 ribu warga Kota Tanjungpinang sudah mengiktui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Mereka yang terdaftar sebagai pemegang Kartu Indonesia (KIS) tersebut terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri), perusahaan atau badan usaha, pribadi maupun masyarakat kurang mampu yang iurannya ditanggung pemerintah.

Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Tanjungpinang Nurinda Yuliaty dalam Sosialisasi JKN KIS Bersama Peserta Badan Usaha di Ballroom CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (19/10/2016) mengatakan jumlah tersebut sudah mencapai 56 persen dari jumlah penduduk Kota Tanjungpinang.

Dia sendiri berharap, program tersebut tetap berkelanjutan agar jumlah kepesertaan terus meninggat. Untuk itu, BPJS Kesehatan melaksanakan sosialisasi JKN KIS Bersama Peserta Badan Usaha dalam upaya sinergitas antara BPJS Kesehatan, Badan Usaha dan Fasilitas Kesehatan. Sosialisasi tersebut dilakukan diantaranya untuk menjelaskan hal-hal yang menjadi dari program JKN.

"Ini sebagai jembatan komunikasi antara pihak penyelenggara BPJS dengan peserta, agar masukan-masukan bisa kami terima dan diimplementasikan guna keberlanjutan progran ini," katanya.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Lis dalam sambutanya mengatakan program BPJS Kesehatan merupakan program pemenuhan hak dasar bagi masyarakat, terutama kesehatan. Program tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"BPJS sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain kita bisa berhemat, program ini mempermudah masyarakat dalam urusan mendapatkan pelayanan masyarakat," kata Lis.

Lis juga berharap sosialisasi tersebut terus diinformasikan kepada masyarakat luas. Mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga maupun lingkungan masyarakat yang lebih besar yaitu lembaga. Dengan begitu dia berharap masyarakat bisa mengetahui betapa pentingnya program tersebut. Usai menyampikan sambutan, Lis juga menyerahkan KIS kepada beberapa orang perwakilan dari Badan Usaha. (*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved