Syeikh Ali Jaber Dikerumuni Warga Minta Foto, Ini Kehebohannya

Tablig akbar dengan penceramah Syeik Alo Jaber, imam besar Masjid Nabawi berlangsung sukses. Ribuan orang menghadiri, mereka juga minta foto bersama

 Syeikh Ali Jaber Dikerumuni Warga Minta Foto, Ini Kehebohannya
tribunbatam/rachta yahya
Suasana tablig akbar di Karimun dengan pembicara Syeik Ali Jaber, Selasa (18/10/2016) malam.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Tablig akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Karimun dengan menghadirkan penceramah agama Syeik Ali Jaber, seorang imam Masjid Nabawi, Madinah Al Munawarah di Coastal Area, Selasa (18/10/2016) malam mulai sekitar 19.30 WIB, berlangsung sukses, tertib dan aman.

Hal itu terlihat dengan padatnya sekitar lokasi acara oleh ribuan warga Muslim Karimun.  Mereka tidak beranjak hingga acara selesai sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka penasaran ingin melihat dan mendengarkan langsung tausiyah dari ulama asal tanah suci yang sudah fasih berbicara dalam bahasa Indonesia tersebut.

"Penasaran, selama ini cuma dapat lihat di tv. Ini kesempatan langka menyaksikan langsung," ujar Deki, seorang kepala keluarga di lokasi, Selasa malam.

Begitu acara selesai, keriuhan warga tetap tidak surut. Mereka mengrumuni sang syeik untuk sekedar bersalaman dan minta foto bersama.

Melihat itu, petugas kepolisian memberikan perhatian berupa pengawalan sejak syeik bernama lengkap Ali Saleh Muhammad AliJaber, kelahiran 3 Februari 1976 beranjak dari atas panggung rakyat Sri Kemuning hingga masuk ke dalam mobil menuju rumah dinas Bupati Karimun, Taman Bunga.

Syeik Ali Jaber selama ini sering wara-wiri di salah satu stasiun televisi swasta mengisi program tausiyah agama Islam.

Pada kesempatan itu, putra sulung dari dua bersaudara tersebut sempat menceritakan awal-awal ia memulai syiar agama Islam di Indonesia sekitar tahun 2008 lalu. Awalnya ia hanya sekedar jalan-jalan.

"Awalnya hanya jalan-jalan. Baru mulai muncul di televisi dua tahun kemudian," katanya.

Syeik Ali Jaber dalam tausiyahnya mengharapkan tabliq akbar dapat dijadikan sarana mempererat persatuan dan kesatuan antara sesama muslim demi kesejahteraan bangsa Indonesia.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya sebelum Syeik Ali Jaber naik ke atas panggung memberikan tausiyah mengajak warga untuk senantiasa membiasakan hidup sehat, bersih dan rapi.

"Kebersihan dan kerapian itu juga diatur dalam agama kita. Efeknya juga baik dalam kehidupan bermasyarakat kita. Tamu-tamu yang datang juga akan senang dan betah di Karimun," seru Rafiq.

Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Karimun ke-17 dan memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharram 1438 Hijriah tersebut juga tampak hadir Wabup Karimun Anwar Hasyim, Ka Kanwil Khusus DJBC Kepri Parjiya, Sekdaprov Kepri Arif Fadillah dan sejumlah anggota FKPD dan Kepala SKPD Pemkab Karimun.

Acara juga diselingi dengan penyerahan uang pembinaan kepada para pemenang lomba takbir Idul Fitri 1437 Hijriah. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved