Polda Geledah Disdukcapil Batam

Kasus Pungli, Polda Masih Incar Instansi Pemerintahan. Mana Saja? Ini Jawab Direktur Ditreskrim

Polda Kepri tak berhenti di kasus pungli Disdukcapil Batam, Direktur Ditreskrim Polda menegaskan masih mengincar sejumlah instansi pemerintahan. Apa?

Kasus Pungli, Polda Masih Incar Instansi Pemerintahan. Mana Saja? Ini Jawab Direktur Ditreskrim
tribunbatam/argianto
Penyidik membawa dua tersangka dugaan pungli di Disdukcapil Batam saat ekspos di Mapolda Kepri, Selasa (18/10/2016). Keduanya yakni pegawai Disdukcapil berinisial JA dan IR 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Eko Puji Nugroho mengatakan tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli Polda Kepri, masih terus melakukan pengawasan terkait kasus pungli di instansi pemerintahan.

Keberadaan tim OTT yang yang terdiri dari berbagai direktorat ini, masih bergerilya dan tidak tertutup kemungkinan melakukan penyelidikan pungli di instansi lain.

"Segala bentuk pungli, tak diperbolehkan. Jadi masih terus memantau dan melakukan pengembangan," kata Eko, Kamis (20/10/2016).

Sudah ditahannya dua orang, yakni JA dan IR sebagai tersangka di lingkungan Disdukcapil membuat penyidik lebih leluasa untuk mengembangkan kasus tersebut. Pihak kepolisian berusaha mencari tahu kemana aliran uang pungli atau mengetahui pejabat lainnya bisa terkait.

Polda Kepri juga sudah memeriksa berbagai saksi terkait kasus ini. Ada tiga orang yang telah diperiksa secara intensif oleh penyidik yakni Kabid Informasi dan Pendaftaran, Kasi Pindah Nasibah dan Staf Disduk.

Untuk saksi menurut Eko statusnya bisa naik, bila dalam penyidikan ada fakta-fakta baru yang ditemukan pihak kepolisian.

"Selain dua yang tersangka, semuanya masih saksi," jelasnya. Penyidikan kasus ini dibagi dua, terperiksa yang statusnya masih saksi di periksa di Ditreskrimum. Sementara dua orang yang telah resmi jadi tersangka, diperiksa di Subdit Tindak Pidana.

Sebelumnya, Kapolda Kepri Brigjen Polisi Sam Budigusdian menjelaskan, selain staf-staf yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus pungli ini, Kepala Dinas Kependudukan Batam Mardanis juga turut diperiksa.

"Kasus ini masih kembangkan, kasus seperti ini sudah berlangsung lama," terang Kapolda. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Jumat (21/10/2016)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved