Terungkap, Banyak Petugas Kebersihan Pemko Pinang Belum Miliki BPJS Ketenagakerjaan

Terungkap, banyak petugas kebersihan Pemko Tanjungpinang belum miliki BPJS Ketenagakerjaan. Bagaiman ini Pak Wali?

Terungkap, Banyak Petugas Kebersihan Pemko Pinang Belum Miliki BPJS Ketenagakerjaan
Istimewa
ilustrasi petugas kebersihan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sampai saat ini, ratusan petugas kebersihan Pemerintah Kota Tanjungpinang belum menerima fasilitas perlindungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Padahal menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, Jefri Iswanto Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai pemberi upah seharusnya mendaftarkan petugas kebersihan itu di BPJS Ketenagakerjaan. Agar para pekerja tersebut terlindungi dalam melaksanakan pekerjaannya. Hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sampai saat ini (petugas kebersihan) belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Informasinya ada 600-an. Pemko tetap harus mendaftarkan karena termasuk pemberi upah," katanya.

Menangapi hal ini, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk mengkomunikasikan dan memberikan penjelasan ke Pemko Tanjungpinang. Pasalnya hal tersebut terkait kebijakan penganggaran.

"Jangan seperti PNS. Udah ditawarin BPJS, tapi ternyata termasuk Taspen. Nah untuk Petugas kebersihan termasuk PTT apakah masuk atau tidak? Jadi harus dikomunikasikan," katanya.

Bila memang termasuk kedalam BPJS Ketenagakerjaan dan harus didaftarkan, harus di perjelas juga sistem pembayaran. Selain itu pihaknya memanggail dinas terkait untuk membahas masalah tersebut.

Selain itu, kekuatan anggaran Pemko Tanjungpinang juga akan dilihat. Karena pemerintahan berbeda dengan perusahaan swasta. Harus melalui mekanisme yang jelas dan sesuai aturan. (*) 

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved