Mau Ambil Seragam Sekolah di Jemuran. Wanita Ini Malah Mendapatkan Hal yang Mengejutkan
Dari desas desus yang beredar, Yuliansyah nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan asmara
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Warga sekitar kawasan Jalan Lambung Mangkurat dibuat geger dengan penemuan mayat seorang pria yang tergantung di rumahnya.
Sontak hal itu membuat heboh warga di sekitar Gang 3 RT 25, Samarinda Ilir.
Pria yang tewas tergantung dengan seutas tali itu, bernama Yuliansyah (26).
Pria tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa, saat seorang anggota keluarganya melihat jasadnya tergantung di tempat jemuran pakaian, yang berada di lantai dua rumah.
Penemuan mayat korban terjadi sekitar pukul 05.00 Wita.
Saat itu keluarga korban yang diketahui merupakan tantenya, hendak mengambil seragam sekolah anaknya, yang terdapat di tempat jemuran pakaian.
Betapa terkejutnya dia ketika melihat Yuliansyah tergantung dalam jeratan seutas tali.
Dari desas desus yang beredar, Yuliansyah nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan asmara.
Diduga akibat pacarnya mengakhiri hubungannya dengan korban, Yuliansyah juga mengakhiri hidupnya.
"Memang benar adanya kasus gantung diri yang terjadi di Jalan Lambung Mangkurat subuh tadi.
Info yang berkembang memang korban gantung diri karena persoalan percintaan," tutur Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir, Ipda Dedi Setiawan, Sabtu (22/10/2016).
Lanjut dia menjelaskan, jasad Yuliansyah tidak divisum guna mengetahui penyebab utama kematiannya.
Pasalnya pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum, dan lebih memilih untuk segara melakukan proses pemakaman.
"Pihak keluarga tidak mengizinkan untuk dilakukan visum, dan langsung menggelar proses pemakaman," katanya.
Jasadnya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang terdapat di jalan Damanhuri, Sabtu itu sekitar pukul 13.30 Wita.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-gantung-diri_20161017_083810.jpg)