Heboh Tanker Berlimbah di Anambas

Sebelum Ketahuan di Perairan Anambas, Kapal Berlimbah Terdeteksi dari Perairan Batam-Bintan

Sebelum terpantau di perairan Anambas, kapal tanker berlimbah terdeteksi bergerak dari perairan Batam-Bintan. Ini detail koordinat perjalanannya

Sebelum Ketahuan di Perairan Anambas, Kapal Berlimbah Terdeteksi dari Perairan Batam-Bintan
tribunbatam/septyan mulia rohman
Gambar kapal yang tertangkap radar di Perairan Anambas 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Sebelum terpantau radar diduga membuang limbah di perairan Ambas, berdasar data terhimpun kapal diketahui terdeteksi di perairan Batam Bintan pada Sabtu (22/10/2016) pukul 13:53 WIB pada koordinat 01 derajat 48'00"N, 105 derajat 09'17"E dengan kecepatan 13,6 knot.

Kapal pun diketahui mematikan AIS di hari yang sama pada pukul 17:53 WIB pada koordinat 02 derajat 06'54"N, 106 derajat 00'16"E.

Berdasarkan peta deteksi tumpahan minyak di perairan WPP NRI 711 periode 22 Oktober 2016 dari Balai Penelitian dan Observasi Laut Pusat Penelitian dan Pegembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir Badan Litbang Kelautan dan Perikanan KKP Republik Indonesia, diketahui tumpahan minyak berada pada dua lokasi. Lokasi pertama pada koordinat 2 derajat 04'008"N - 105 derajat 55'031"E memiliki lias area 10,4 km, dengan panjang 38,6 kilometer serta lebar 1,9 kilometer.

Adapun untuk lokasi kedua berada pada koordinat 1 derajat 49'042"N - 105 derajat 16'002"E memiliki luas 0,6 kilometer dengan panjang 1,5 kilometer dan lebar 0,6 kilometer.

Seperti diberitakan, kapal bertonase besar dikabarkan membuang limbah minyak di antara perairan Anambas-Natuna. Ince, petugas Satuan Kerja Balai Pengembangan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSL) di Tanjungpinang yang dikonfirmasi membernarkan adanya aktivitas mencurigakan dari kapal yang diketahui merupakan jenis tanker ini.

Ia menambahkan, informasi mengenai aktivitas kapal tersebut berawal dari Balitbang Kelautan dan Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan serta hasil pantauan radar satelit. "Informasinya kami terima Sabtu (22/10) kemarin sekitar pukul 18:00 WIB. Dari hasil pantauan radar satelit, terdeteksi satu kapal yang berada di sekitar perairan Anambas," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (24/10/2016). (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Selasa (25/10/2016)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved