Breaking News:

Istri Tewas Dianiaya Suami

Bagaimana Syefrizal Dibekuk? Ini Kata Kapolsek Lubuk Baja

Hingga saat ini masih kami interogasi. Katanya sih ditendang. Tetapi motifnya belum kami peroleh secara pasti. Masih kami kembangkan.

Syefrizal (42) ditahan Polsek Lubuk Baja setelah menganiaya istri hingga tewas, Rabu (26/10/2016) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Hingga Kamis (26/10/2016) dinihari ini, Syefrizal (42) masih diperiksa intensif oleh penyidik Polsek Lubuk Baja.

Kapolsek Lubuk Baja AKP I Putu Bayu Pati SIK ketika dihubungi via ponsel, beberapa saat lalu mengatakan, Syefrizal sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Pria ini ditangkap sekitar dua jam setelah kejadian.

Menurut Putu Bayu, pelaku ditangkap di dekat pangkalan ojek di sekitar Nagoya.

"Setelah melakukan olah TKP, kami langsung mengejar pelaku. Dia kita amankan di sekitar Nagoya, dekat hotel kecil. Tapi tim kami langsung gerak cepat. Sekitar pukul 21.00 WIB kami tangkap. Kita takut ia lari, makanya langsung kita kejar," kata Putu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku bekerja sebagai tukang ojek dan mereka memiliki tiga anak.

"Hingga saat ini masih kami interogasi. Katanya sih ditendang. Tetapi motifnya belum kami peroleh secara pasti. Masih kami kembangkan. Tapi sesuai info dari tetangganya, tersangka dengan istrinya sering cekcok hingga berujung maut," kata Putu.

Terkait pasal yang digunakan untuk menjerat tersangka akan dilihat dulu.

Apabila keduanya sah suami-istri, dibuktikan dengan surat-surat dari pejabat berwenang, tersangka akan dijerat Undang-undnag Nomor 23 Tahun 2003 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Tapi kalau dokumen suami-istri tidak lengkap, bisa saja kami jerat pasal 338 KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Tapi ini masih kami dalami dulu. Sabar ya," jelas Putu.

Penulis: Filemon Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved