Gedung Gonggong Kelar, Lis Singgung Masjid Terapung. Prioritas Tanjungpinang?

Selain wisata sejarah dan religi, Tanjungpinang juga bersiap melanjutkan pembangunan masjid terapung. Ini kata Wali Kota Tanjungpinang

Gedung Gonggong Kelar, Lis Singgung Masjid Terapung. Prioritas Tanjungpinang?
TRIBUNBATAM/M IKHWAN
Gedung Gonggong di Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan selain mengandalkan wisata sejarah dan religi di Pulau Penyengat, Pemerintah saat ini tengah fokus menjadikan kawasan Tepi Laut Kota Tanjungpinang sebagai destinasi wisata unggulan. Karena menurutnya tidak semua kabupaten/kota di Kepri memiliki destinasi wisata serupa kawasan Tepi Laut Kota Tanjungpinang tersebut.

Selain ada taman-taman nan indah memesona setiap pengunjung yang bersua ke Tanjungpinang, para wisatawan juga akan disuguhi ikon baru yakni Gedung Gonggong yang juga berada dikawasan tepi laut. Gedung tersebut merupakan pusat informasi wisatawan.

Kemudian setalah Gedung Gonggong tersebut, tahun depan Lis berencana mewujudkan pembangunan Masjid Terapung yang sempat tertunda. Selain untuk beribadah, masjid tersebut nantinya akan dijadukan pusat pendidikan Islam. Oleh karena itu dia meminta dukungan dari masyarakat untuk kesuksesan pembangunan masjid tersebut.

Menurut Lis, tidak salah bila masjid Terapung merupakan prioritas pembangunan 2017. Karena masjid tersebut merupakan simbol perpaduan budaya melayu dan Islam. Masjid dibangun menyerupai tanjak dan menaranya menyerupai keris. Hal tersebut bermakna bahwa melayu adalah Islam.

"Memang untuk pembangunan infrasruktur wisata ini tidak langsung bisa kita rasakan. Namun baru akan dirasakan dampaknya 2-3 tahun kedepan," kata Lis, Rabu (2/11/2016).

Dia juga sudah mempersiapkan grand design penataan kawasan tepi laut. Kawasan tersebut menurut Lis, dibagi dalam tiga zona. Penataannya akan dilakukan secara bertahap.

"Pesisir laut ini pemerintah kuasai dan kita bangun sarana publik agar masyarakat bisa menikmati," katanya.

Namun menurut Lis, untuk mewujudkan itu, tentu butuh sinergitas dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri. Terlebih Kota Tanjungpinang merupakan ibukota Provinsi Kepri. Sehingga tak salah bila Pemprov menggelontorkan anggaran untuk melakukan penataan kawasan tepi laut tersebut. (*) 

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved