Sabtu, 25 April 2026

Kecelakaan Lalulintas di Batam

Sudah 2 Bulan Lebih Lampu Merah Fanindo Mati, Pengendara Saling Serobot dan Sering Kecelakaan

Pengendara roda empat dan roda dua mengeluhkan traffic light di Simpang Fanindo, Batuaji, Batam yang tidak berfungsi.

tribunnews batam/ian pertanian
Traffic light di Simpang Fanindo, Batuaji, Batam yang tidak berfungsi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pengendara roda empat dan roda dua mengeluhkan traffic light di Simpang Fanindo, Batuaji, Batam yang tidak berfungsi.

Pantauan Tribun Batam , Senin (7/11), matinya traffic light itu  membuat para pengendara saling serobot.

Hal tersebut tentu saja membahayakan keselamatan para pengendara.

Ashab, pengendara sepeda motor yang tinggal di daerah Sagulung Baru, mengatakan dirinya sangat kesal dengan kondisi lampu merah itu.

"Ngeri bangat kalau pas jam macet di lampu merah Fanindo itu kendaraan saling serobot,"kata Ashab.

Menurutnya, keadaan itu sudah berlangsung sekitar dua bulan lebih.

"Dulu sudah pernah diperbaiki, bahkan kabelnya bukan dibawah lagi, tetapi sudah dibuat di atas,''kata Ashab.

"Paling setelah diperbaiki menyalanya hanya dua mingguan, setelah itu rusak lagi,"terangnya.

Di tempat terpisah Tuwijo, warga Tanjungunjang, mengaku dirinya sangat khawatir dengan keselamatan para pengendara.

"Kalau saling serobot masih mending, yang paling kita takutkan, kendaraan dari arah Tanjunguncang melaju dengan kencang, sementara ada kendaraan dari Dapur 12, menyerobot jalan, itu yang sangat kita takutkan,''katanya.

Tuwijo menuturkan beberapa minggu belakangan sudah sering terjadi kecelakaan di simpang Fanindo tersebut.

"Akhir-akhir ini hujan sering turun jadi jalanan licin, kendaraan saling serobot, jadi kendaraan yang posisinya kencang harus melakukan pengereman mendadak, jadi terjatuh atau nabrak,"kata Tuwijo.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved