Mulai 2016, Piala AFF Akan Masuk Kalender FIFA. Ini Efeknya Bagi Timnas

Pengakuan FIFA terhadap Piala AFF tidak terlepas dari peningkatan jumlah audiens televisi dan penonton yang datang

Mulai 2016, Piala AFF Akan Masuk Kalender FIFA. Ini Efeknya Bagi Timnas
BERI BAGJA/JUARA.net
Inilah trofi Piala AFF 2016 yang dipamerkan di kawasan fX Sudirman, Jakarta, 5 November 2016. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, HANOI - Sepakbola Asia Tenggara menerima kabar baik. Hal tersebut tidak terlepas dari keputusan Badan Sepak Bola Tertinggi Dunia (FIFA) yang akhirnya mengakui turnamen Piala AFF.

Dengan demikian, Piala AFF 2016 yang akan digelar 19 November akan meningkat dari segi prestise lantaran diakui FIFA sebagai turnamen dengan kategori A.

Pengakuan FIFA terhadap Piala AFF tidak terlepas dari peningkatan jumlah audiens televisi dan penonton yang datang menyaksikan turnamen yang digelar setiap dua tahun sekali ini.

"Kami baru saja menerima deklarasi dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC) bahwa Piala AFF saat ini sudah mendapat poin peringkat internasional," kata Sekretaris Umum AFF, Datuk Seri Azzuddin Ahmad kepada ESPN FC.

Sebelumnya, Piala AFF dianggap FIFA sebagai turnamen yang tidak termasuk dalam kalender internasional. Hal tersebut membuat hasil tim di Piala AFF tidak dihitung dalam poin perhitungan FIFA.

"Kami memiliki 11 anggota yang membuat permohan kepada AFC. Dengan dukungan mereka, Piala AFF kini meningkat secara prestise.," ujar Azzuddin Ahmad.

"Turnamen ini tidak hanya menawarkan kegembiraan di wilayah ini, tetapi di seluruh dunia. Piala AFF adalah turnamen premier kami dan tugas kami untuk memasarkan secara komprehensif," tuturnya.

Salah satu bukti Piala AFF menjadi magnet perhatian di kawasan Asia Tenggara adalah tercatatnya rekor 192 juta penonton televisi saat Piala AFF 2010.

Saat itu, Malaysia menjadi juara setelah mengalahkan Indonesia dengan agregat 4-2.

Azzuddin menjelaskan, salah satu kesepakatan yang dicapai adalah menghapuskan babak kualifikasi.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved