Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Batam

Data Terakhir: 54 Korban Tewas Ditemukan, Masih 9 Jenazah Belum Teridentifikasi

Dari 54 korban meninggal kapal tenggelam TKI ilegal di Perairan Nongsa, Rabu (2/11/2016) lalu, sudah teridentifikasi 45 jenazah.

Data Terakhir: 54 Korban Tewas Ditemukan, Masih 9 Jenazah Belum Teridentifikasi
tribunnews batam/anne maria
Petugas usai memasukan mayat korban kapal tenggelam ke truk pendingin di RS Bhayangkara, Nongsa, Batam, (4/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dari 54 korban meninggal kapal tenggelam TKI ilegal di Perairan Nongsa, Rabu (2/11/2016) lalu, sudah teridentifikasi 45 jenazah.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang Kombes Pol H  Ahmad Ramadhan menjelaskan, dari 45 jenazah ini, 13 adalah perempuan, 31 laki-laki dan satu bayi berusia 7 bulan.

"Jadi sampai saat di ruang jenazah RS Bhayangkara Polda Kepri ada sembilan orang yg belum teridentifikasi. Dengan rincian tujuh jasad laki-laki, satu jasad perempuan dan satu lagi balita,"kata Ramadhan sapaan akrabnya kepada Tribun Batam, Jumat (11/11/2016) siang.

Selain itu, Jumat pagi tadi sudah ada 12 jasad yang dipulang ke daerah asal melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Nama jasad tesebut antara lain Samsudin, Antoni, Ahmad Suparlan, Aldi, Syafingi, Mohamad Arifin, Dyky Arga Permana, Suratmin, Sumardi, Sumarni, Usdawati, dan Syafruddin.

"Terbanyak dari Nusa Tenggara Barat (NTB)," imbuhnya.

Berikut data korban meninggal berdasarkan daerah asal.

Dari NTB 20 orang, Jawa Timur 1 orang, Jawa Tengah 2 orang, Jawa Barat 1 orang, Kepri 1 orang, Lampung 1 orang, Kalimantan Barat 2 orang, Sumatera Barat 1 orang, Aceh 3 orang, Sumatera Utara 2 orang, Sulawesi Barat 1 orang, Riau 1 orang.

"Ditambah 9 jasad tadi yang belum teridentifikasi. Jadi total seluruhnya kan 54 jasad," jelasnya. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved