Mesut Oezil Mengaku Banyak Belajar Menghadapi Tekanan Saat di Real Madrid

Pemain asal Jerman tersebut pun mengungkapkan pengalamannya saat bermain untuk raksasa La Liga itu

Mesut Oezil Mengaku Banyak Belajar Menghadapi Tekanan Saat di Real Madrid
AFP PHOTO / ROBERT ATANASOVSKI
Gelandang Arsenal asal Jerman, Mesut Oezil (kedua dari kanan) sesaat menjelang mencetak gol ke gawang PFC Ludogorets dalam laga Liga Champions, Rabu (2/11/2016) dinihari WIB. Arsenal menang 3-2 dalam laga ini 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Pemain Arsenal, Mesut Oezil (28), pernah menghabiskan tiga tahun di Real Madrid dari 2010 hingga 2013.

Pemain asal Jerman tersebut pun mengungkapkan pengalamannya saat bermain untuk raksasa La Liga itu.

Mesut Oezil pindah ke Real Madrid dari Werder Bremen dengan harga 27 juta euro atau Rp 398 miliar.

Ketika itu, Oezil baru saja memperkuat tim nasional Jerman di Piala Dunia 2010 dan meraih tempat ketiga di turnamen yang berlangsung di Afrika Selatan itu.

"Banyak klub besar menginginkan saya setelah Piala Dunia. Namun, saya punya pemain idola, yaitu Zinedine Zidane, dan dia bermain di klub sebesar Real Madrid.

Kebetulan, Madrid dan Jose Mourinho juga menginginkan saya," kata Oezil.

Percakapan dengan Mourinho-lah yang meyakinkan Oezil untuk hijrah ke Santiago Bernabeu.

"Kami berbincang di telepon dan Mourinho memberi pendapatnya tentang saya, serta ekspektasi terhadap saya.

Saya memercayainya dan pindah ke Real Madrid. Namun, situasi di klub berbeda dengan yang dia jelaskan," kata Oezil.

Menurut Oezil, keputusan pindah ke Real Madrid adalah langkah besar. Apalagi, level Werder Bremen dan Real Madrid jelas berbeda.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved