Bersiaplah! Senin 14 November Besok. Bulan Purnama Berada di Posisi Paling Dekat Sejak 1948

Tepatnya pada tanggal 14 November 2016 pukul 18:23 WIB, jarak antara Bumi dan Bulan hanya sekitar 356.509 km

Bersiaplah! Senin 14 November Besok. Bulan Purnama Berada di Posisi Paling Dekat Sejak 1948
net
Ilustrasi: Bulan purnama (Supermoon). 

Pasang naik dan pasang surut air laut disebabkan oleh gravitasi Bulan (dan Matahari) terhadap Bumi.

Walaupun Bulan ukurannya jauh lebih kecil daripada Matahari, tetapi pengaruhnya lebih besar karena letak Bulan jauh lebih dekat ke Bumi ketimbang Matahari.

Gaya gravitasi menarik air laut ke arah Bulan dan Matahari dan menghasilkan dua tonjolan pasang surut gravitasional di laut.

Lintang dari tonjolan pasang surut ditentukan oleh deklinasi, sudut antara sumbu rotasi Bumi dan bidang orbital Bulan dan Matahari.

Karena Bulan berada cukup dekat dengan Bumi pada saat Bulan Purnama perigee 14 November 2016, maka pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang sangat rendah.

Pasang laut seperti ini juga terjadi pada saat fase Bulan Baru.

Pemicu Bencana Alam?

Meskipun pada saat Supermoon posisi Matahari-Bumi-Bulan akan selaras di bidang Tata Surya, hal tersebut bukan merupakan pemicu bencana alam seperti gempa bumi atau aktivitas tektonik lainnya.

Efek dari Supermoon bagi Bumi sangat kecil, bahkan tak berefek sama sekali.

Sudah banyak ilmuwan yang telah melakukan penelitian tentang hubungan antara Supermoon dengan bencana alam di Bumi, namun hingga kini belum menemukan suatu hubungan yang signifikan tersebut.

Jadi, sudah siap untuk mengamati Supermoon tahun ini? Selamat observasi! (*)

Tags
bulan
Bumi
Editor: nandrson
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved