Demo 4 November

Ahli Sebut Gelar Perkara Kasus Ahok Membosankan. Ini Alasannya

Neno Warisman yang ikut dalam gelar perkara menggambarkan suasana kegiatan tersebut. Dia hadir sebagai ahli bahasa dari pihak pelapor.

Ahli Sebut Gelar Perkara Kasus Ahok Membosankan. Ini Alasannya
KompasTV
Bareskrim Polri menggelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Gelar perkara berlangsung terbatas di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta. 

Laporan: Valdy Arief

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berlangsung di Rupatama Mabes Polri, Selasa (15/11/2016).
Gelar perkara dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri sejumlah pihak.

Sekitar 07.30 WIB, kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna hadir.

Dia tampak berjalan kaki dari ujung jalan menuju lokasi gelar perkara di Ruang Rapat Utama (Rupatama).

Kemudian, hadir beberapa pihak pelapor mulai hadir sekitar 08.30 seperti Habib Rizieq Syihab, Habib Novel Bamukmin, Bachtiar Nasir, dan Irene Handono.

Awak media diperkenankan mengambil gambar sebelum gelar perkara dimulai.

Tampak seluruh pihak yang berkepentingan ada di ruangan tersebut.

Proses untuk menentukan ada tidaknya dugaan tindak pidana dari ucapan Ahok, baru mulai pada 09.00 WIB.

Gelar perkara ini menghadirkan saksi ahli bidang agama, hukum dan bahasa dari pelapor, terlapor serta penyidik.

Neno Warisman yang ikut dalam gelar perkara menggambarkan suasana kegiatan tersebut.
Dia hadir sebagai ahli bahasa dari pihak pelapor.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved