‎Kasus Narkoba 80 Kilogram, Jaksa Dakwa Edo dan Idrizal Bersalah. Modus Masukkan di Ban Mobil

Sidang perdana kasus narkoba 80 kilogram digelar di PN Tanjungpinang, Selasa (15/11/2016). Jaksa mendakwa kedua terdakwa bersalah. Ini dakwaannya

‎Kasus Narkoba 80 Kilogram, Jaksa Dakwa Edo dan Idrizal Bersalah. Modus Masukkan di Ban Mobil
tribunbatam/wahib waffa
Dua terdakwa kasus narkoba 80 kilogram, Edo dan Idrizal usai menjalani persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (15/11/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sidang perdana kasus narkoba seberat 80 kilogram digelar di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (15/11/2016).

Dua terdakwa, Edo Renaldi (24) dan Idrizal Efendi (26) terlihat santai dan tenang daat menjalani persidangan didampingi tiga penasihat hukumnya.

Mengenakan pakaian lengan panjang putih, dua pemuda ini duduk beberapa menit di kursi pesakitan untuk mendengarkan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ricky Setiawan didampingi anggota Haryo Nugroho dan Akmal.

Isi dakwaan yang dibacakan Ricky Setiawan, menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah sebagai mana dalam daakwaan primer pasal 114 ayat 2 JO pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Keduanya terbukti melakukan pemufakatan jahat membawa narkotika golongan satu, bukan tanaman melebihi 5 gram dengan melawaan hukum.

Pasal lain yang didakwakan, yakni pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Keduanya terbukti bersalah melakukan perbuatan persenkongkolan dua orang atau lebih tanpa hak memiliki menyimpan, menguasai serta menyediakan narkotika.

"Terdakwa Edo Ronaldi alias Edo dihubungi Syamsudin (DPO) untuk mengambil mobil Daihatsu Feroza warna biru Nopol BM 1463 JL dan mobil Suzuki Escudo warna merah Nopol BM 1649 NM yang dibeli Syamsudin untuk mengangkut narkotika yang dikirim dari Pekanbaru menuju Tanjungpinang," kata Ricky dalam persidangan.

Setelah itu, kedua terdakwa mengambil mobil itu dan terdakwa Edo Ronaldi alias Edo membawa mobil Daihatsu Feroza warna biru Nopol BM 1463 JL dan Terdakwa Idrizal Efendi alias Idris membawa mobil Suzuki Escudo warna merah Nopol BM 1649 N menuju dermaga yang letaknya di bawah jembatan dekat RSUP Tanjung Pinang.

Keduanya menunggu Suryanto, belakangan meninggal saat penangkapan oleh polisi, yang sedang membawa narkotika dengan modus dimasukkan ke dalam empat ban mobil pukul 10.00 WIB, Kamis (4/8/2016).

Halaman
12
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved