Ribuan Ton Minyak Barang Bukti Hilang di Bea Cukai Kanwil Kepri, Berubah Jadi Air Secara Misterius

Mengherankan, ribuan ton minyak mentah barang bukti titipan Kejari Karimun di kantor Kanwil Bea Cukai Kepri hilang, berganti menjadi air misterius

Ribuan Ton Minyak Barang Bukti Hilang di Bea Cukai Kanwil Kepri, Berubah Jadi Air Secara Misterius
tribunbatam/elhadif putra
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karimun, Kicky Arityanto 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Ribuan ton minyak mentah barang bukti titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri dicuri.

Parahnya, ribuan ton minyak tersebut disebut-sebut telah diganti dengan air laut.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karimun, Kicky Arityanto mengatakan barang bukti yang hilang tersebut sebanyak 1.132 ton CPO dengan perkiraan nilai sekitar Rp 4 miliar lebih.

Ribuan ton minyak itu berada di kapal GT 757, MT Tabonganen 19 yang berada di depan laut Baran, Pulau Karimun.

"Kasus ini telah dilimpahkan ke kita pada tanggal 19 Juli oleh BC. Tapi karena kita tidak mmeiliki lokasi penyimpanan dititipkan lagi ke BC.

Kita menitipkan ke BC karna merasa aman. Setiap kasus tahap dua yang dilimpahkan pasti disertai kelengkapan administrasi," kata Kicky saat dijumpai di kantornya, Selasa (15/11/2016).

Ditambahkannya, kelengkapan administrasi mengenai penitipan barang bukti tersebut berupa dokumen Surat

Perintah Penitipan Barang Bukti dari Kepala Kejari Karimun dengan nomor 1144/N.10.12/Ft.2/07/2016 serta berita acara penitipan barang bukti pertanggal 19 Juli 2016. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Edisi Rabu (16/11/2016)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved