Hebat! Puskesmas Batu 10 Pinang Jadi Percontohan Nasional. Ke Depan Layani Lewat Aplikasi Android

Puskesmas Batu 10 Kota Tanjungpinang ditunjuk menjadi Puskesmas percontohan pelayanan publik Kementerian Pemberdayaan dan Aparatur Negara

Hebat! Puskesmas Batu 10 Pinang Jadi Percontohan Nasional. Ke Depan Layani Lewat Aplikasi Android
tribunbatam/m ikhwan
Suasana kunjungan pejabat Kementerian Pemberdayaan dan Aparatur Negara ke Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang, Rabu (16/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Puskesmas Batu 10 Kota Tanjungpinang ditunjuk menjadi Puskesmas percontohan pelayanan publik Kementerian Pemberdayaan dan Aparatur Negara.

Selain Puskesmas Batu 10, terdapat 58 Puskesmas lain se-Indonesia berpredikat sama.

Untuk itu, evaluasi dilakukan Kementerian PANRB, agar Puskesmas tersebut benar-benar memenuhi standar yang diharapkan. Sehingga mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat pengguna jasa.

Dalam rangka pemantauan dan evaluasi tersebut, Asisten Deputi (Asdep) Pelaksanaan Kebijakan Pemantauan Wilayah I Kementrian PANRB Noviana Andrina mengunjungi Puskesmas Batu 10 ini.

"Kita lakukan evaluasi terhadap lembaga yang kita jadikan role model pelayanan publik. Karena kita sudah tetapkan indikator pelayanan dan itu harus ada. Makanya kita monitoring," katanya.

Untuk saat ini, Puskesmas Batu 10 sudah ditunjuk menjadi Puskesmas teladah atau role model di Kota Tanjungpinang. Bahkan di Provinsi Kepri. Karena. puskesmas tersebut sudah lebih baik ketimbang puskesmas lain.

"Saya melihat dari beberapa puskesmas ini cukup bagus. Dari 59 puskesmas di Indonesia Puskesmas ini menempati urutan 14. Jadi tinggal kita mendorong saja," katanya.

Menurutnya, beberapa yang harus ditingkatkan adalah Sumberdaya Manusia, sistem pelayanan yang cepat dan mudah, standar pelayanan dan sistem informasi yang mudah diakses.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam yang mendampingi rombongan Kemen PANRB tersebut mengatakan bersyukur Puskesmas Batu 10 bisa menempati urutan ke 14 dari 59 role model Puskesmas se Indonesia.

"Namum memang ada beberapa yang harus kita lakukan seperti survei kepuasan. Selama inikan melalui kotak saran, mungkin nanti ditingkatkan melalui website dan SMS," katanya.

Kemudian, lanjutnya, ke depan dia ingin meningkatkan pendaftaran Puskesmas dengan menggunakan fasilitas android. Sehingga warga sudah tahu jam berapa mereka akan dilayani, sehingga tidak lama mengantre. (iwn).

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved