Tersangka Pencabulan Balita Hanya Ditahan Seminggu. Korban Ketakutan Setiap Kali Melihat Pelaku

Dari hasil pemeriksaan di puskesmas, kata Yati, dokter mengatakan alat kelamin putrinya telah dimasuki benda tumpul

Tersangka Pencabulan Balita Hanya Ditahan Seminggu. Korban Ketakutan Setiap Kali Melihat Pelaku
internet
Ilustrasi pencabulan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MADIUN - Tangan Yati Maryati (33) tampak gemetar saat menceritakan yang dialami Sf, putrinya yang diduga menjadi korban pencabulan.

Sekitar akhir Mei 2016, putrinya mengeluhkan sakit pada bagian kemaluannya.

Semula, ia menduga sakit yang dialami anaknya hanyalah sakit biasa.

Namun, selama tiga hari anaknya masih mengeluhkan sakit pada bagian yang sama. Hingga akhirnya ia curiga.

Celana dalam yang dipakai anaknya mengeluarkan bau tidak sedap dan terdapat bercak darah kotoran seperti keputihan.  Akhirnya ia membawa anaknya berobat.

"Pada 10 Juni 2016, saya bawa ke puskesmas pembantu di Jalan Candi Sewu, dan diberi obat," katanya saat ditemui di rumahnya, Jalan Borobudur no 11, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Mangunharjo, Selasa (15/11/2016)

Hingga obat yang diberikan habis, sakit pada kemaluan anaknya tidak sembuh.

Selanjutnya ia membawa anaknya ke Puskesmas Patihan untuk kontrol dan uji laboratorium.

Dari hasil pemeriksaan di puskesmas, kata Yati, dokter mengatakan alat kelamin putrinya telah dimasuki benda tumpul.

"Selanjutnya saya diberikan rujukan agar menemui psikiater untuk mengetahui perkembangan psikologis anak saya," kata ibu satu anak ini.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved