Ahok Tersangka

MUI: Keputusan Terkait Ahok Tak Perlu Timbulkan Syak Wasangka

MUI juga ikut dalam gelar perkara itu dan memastikan hasil gelar perkara dapat dipertanggungjawabkan.

MUI: Keputusan Terkait Ahok Tak Perlu Timbulkan Syak Wasangka
KompasTV
Bareskrim Polri menggelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Gelar perkara berlangsung terbatas di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Saadi mengimbau semua pihak menerima keputusan Mabes Polri yang resmi menetapkan Ahok sebagai tersangka.

"Keputusan yang diambil kepolisian sudah melalui sebuah mekanisme yang baik, didahului dengan dilaksanakannya gelar perkara dengan prinsip terbuka terbatas," ujarnya.

Dalam gelar perkara kasus penistaan Agama yang menjerat Ahok, polisi sudah mengundang banyak pihak.

MUI juga ikut dalam gelar perkara itu dan memastikan hasil gelar perkara dapat dipertanggungjawabkan.

"Sehingga keputusan yang diambil benar-keputusan memiliki akuntabilitas publik dan tidak menimbulkan syak wasangka," jelasnya.

Dengan demikian, menurut Zainut Tauhid Saadi, semua pihak harus bisa mengawal proses hukum terhadap Ahok, sambil terus menjaga keamanan dan ketertiban tanah air.

"Tetap mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan," katanya.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved