KM Diandra Tenggelam Setelah Tabrak Kapal Patroli, Ini Muatannya

Petugas Patroli Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepri kembali menegah kapal-kapal yang diduga melanggar undang-undang kepabeanan

KM Diandra Tenggelam Setelah Tabrak Kapal Patroli, Ini Muatannya
tribunbatam/elhadif putra
Parjiya, Kepala Kanwil Bea Cukai Khusus Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Petugas Patroli Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepri kembali menegah kapal-kapal yang diduga melanggar undang-undang kepabeanan.

Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Parjiya saat ekspos perkara mengatakan pihaknya telah menegah sebanyak tiga kali upaya penyelundupan bawang merah, satu kapal pembawa pakaian bekas atau ballpress dan penegahan terhadap penyelundupan kayu teki.

"Kita kembali melakukan penegahan terhadap bawang merah, ballpress dan kayu teki," kata Parjiya di gudang penyimpanan barang bukti Kanwil DJBC Khusus Kepri beberapa waktu lalu.

Penegahan pertama dilakukan kapal patroli BC-9004 di perairan Bantan Tengah, pada Minggu (6/11/2016) sekira pukul 22.00 WIB, terhadap KM Karya Sakti yang mengangkut 3.115 karung atau sekitar 28 ton bawang merah.

Kapal yang dinahkodai ZE (41) dan ABK-nya itu membawa muatannya dari Kuala Linggi, Malaysia, menuju Bengkalis, Riau.

"Kapal, muatan beserta ABK direger menuju Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kabid Pangkalan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evy Suhartantyo.

Pada Selasa (8/11/2016), sekira pukul 04.30 WIB, kapal patroli BC-20010 mengamankan KM Sumber Baru di perairan Tambun Gulang. Petugas mendapatkan kapal tersebut mengangkut 335 ballpress dari Port Klang, Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan.

Pada saat ditegah nahkoda dan pemilik barang menceburkan diri ke laut dan kabur. Namun kapal beserta ABK yang tertinggal dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk diperiksa.

"Kita berkoordinasi dengan syahbandar Sumatera Utara," ujar Evi. Masih di hari yang sama sekira 08.50 WIB, kapal patroli BC-9004 kembali menegah KM Diandra yang mengangkut 400 karung atau 3,6 ton bawang merah dari Batu Pahat, Malaysia, menuju Bengkalis, Riau.

Namun saat ditegah, nahkoda KM Diandra melakukan perlawanan. Kapal motor tersebut kemudian tenggelam setelah menabrakkan diri ke kapal patroli. Selanjutnya nahkoda, Ro (35) dan empat ABKnya dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk diproses lebih lanjut.

Selanjutnya pada Sabtu (12/11) sekira pukul 22.30 WIB, kapal patroli BC-9004 melakukan penegahan terhadap kapal tanpa nama di perairan Sampayan.

Petugas mengamankan sebanyak 1.853 bawang merah tanpa dokumen yang dibawa dari Batu Pahat, Malaysia tujuan Tanjung Batu, Karimun. Nahkoda berinisial Rm (42), kapal beserta ABK dibawa ke pulau Karimun untuk ditindak lanjuti. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved