Organda Karimun Dukung Kejari Usut Dugaan Penggelapan Setoran Uang Parkir

Organda Karimun mendukung tindakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun yang melakukan pengusutan dugaan penyelewengan di sektor parkir.

Organda Karimun Dukung Kejari Usut Dugaan Penggelapan Setoran Uang Parkir
tribunnews batam/dewi haryati
Petugas Dishub Batam menertipkan kendaraan yang parkir sembarangan di sekitaran Gedung Pemko Batam, Selasa (8/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Karimun mendukung tindakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun yang melakukan pengusutan dugaan penyelewengan di sektor parkir.

Kecilnya pemasukan bagi daerah melalui retribusi parkir memunculkan adanya indikasi dugaan korupsi yang dilakukan oleh pihak terkait di dalamnya.

Karena itu organda menilai Kejari Karimun sudah pantas menelusuri dana aliran uang parkir tersebut.

"Meski Kejari masih mengumpulkan bahan dan keterangan dalam persoalan itu tapi kita mendukung langkah itu," kata Ketua Organda Karimun, Amirullah, Jumat (18/11/2016).

Amirullah menilai angka pemasukan yang diterima daerah sangat tidak sesuai dengan kondisi banyaknya kendaraan dan lokasi parkir di Karimun saat ini.

Diketahui Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima dari parkir sebesar Rp 130 juta.

"Dugaan saya adanya praktik kotor yang dilakukan sejak lama oleh Dinas Perhubungan dan pihak pengelola parkir," ungkapnya.

Selain itu dukungan yang diberikan Organda juga terkait banyaknya lahan parkir dengan memakai badan jalan.

Sehingga penumpang kesulitan untuk turun naik angkutan umum lantaran penuhnya kendaraan yang parkir di jalan raya.

"Dengan kondisi parkir yang memakai jalan umum saat ini sangat merugikan Organda. Harusnya ada pengelolaan dan lokasi yang disiapkan pemerintah," katanya lagi.

Ditambahkan Amirullah, sangat disayangkan jika jalan Karimun yang dibangun dari pajak yang sumber dananya berasal dari rakyat hanya dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved