Jumat, 24 April 2026

Harga Ikan di Bintan Merangkak Naik, Khususnya Ikan Ini. Ternyata Ini Pemicunya

Harga ikan di Bintan merangkak naik, khususnya ikan ini. Namun cabe dan harga sayur masih stabil

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Angin kuat yang melanda Bintan memicu kelangkaan ikan. Di pasar pasar, sebagian mengalami kenaikan harga tinggi.

"Ikan ada naik. Ini ikan bulat sekilo sekarang Rp 45 ribu,"ujar Rahma (39), warga Gunung Lengkuas, Bintan Timur di Pasar Ikan Barek Motor Kijang, Minggu (20/11/2016).

Sebelumnya katanya ibu dua anak ini membeli ikan bulat Rp 40 ribu sekilo. Dari pedagang dia mendapatkan informasi, kenaikan disebabkan angin kuat.

"Dan juga kata tadi langganan saya bilang karena sekarang ini lagi terang bulan, jadi ikan susah dapatnya,"kata Rahma.

Arman, pedagang setempat mengiyakan hal dimaksud. Pasokan kata dia memang lagi sedikit. Cuaca berubah ubah juga jadi pemicunya. "Tak semualah naik. Tongkol tetap,"katanya.

Di luar ikan, komoditas sayur mayur dan cabe masih tetap dengan pasca kenaikan sebulan lalu. Cabe merah kata Ratna, pedagang di Barek Motor Rp 82 ribu per kg saat ini.

"Cabe merah turun naik. Minggu lalu sempat turun jadi Rp 74 ribu. Tak lama naik lagi jadi Rp 82 ribu. Cabe bisa tak tentu, tergantong stok,"katanya.

Kalau stok banyak, harga turun, pun sebaliknya. Ratna memperoleh pasokan cabe dari Jawa dan Sumatra Utara. Dua daerah itu masih kelangkaan stok cabe merah dampak cuaca berubah ubah.

"Untuk cabe hijau campur campur. Dari Jawa ada, juga ada diambil dari sini (Bintan)," kata Ratna.

Kondisi harga yang tak menentu untuk sebagian komoditas menurut Ratna diperkirakan berlangsung hingga tahun baru 2017. Tren demikian sering berulang setiap akhir tahun.

"Ini akan sampai tahun baru. Nanti setelah itu normal lagi, biasa begitu,"katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved