Hujan Angin dan Gelombang Laut Tinggi Seret Tongkang, Lalu Hantam Pelabuhan Sagulung

Satu kapal tongkang bernama lambung Terang 304, milik PT Trans Pasific Jaya Jakarta, terseret arus air laut dan angin ribut, dini hari tadi.

Hujan Angin dan Gelombang Laut Tinggi Seret Tongkang, Lalu Hantam Pelabuhan Sagulung
tribunnews batam/ian sitanggang
Satu kapal tongkang bernama lambung Terang 304, milik PT Trans Pasific Jaya Jakarta, terseret arus air laut dan angin ribut, dini hari tadi, Selasa (22/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satu kapal tongkang bernama lambung Terang 304, milik PT Trans Pasific Jaya Jakarta, terseret arus air laut dan angin ribut, dini hari tadi, Selasa (22/11/2016).

Parahnya, tongkang ini menabrak pelabuhan Sagulung, Batam.

Sebelum kejadian, kapal tersebut sedang diperbaiki di galangan kapal PT Mercusuar Tanjunguncang, Batam.

Ogi, agensi kapal Terang 304, menjelaskan, angin ribut yang melanda sekitar Tanjunguncang pada dini hari tadi menyeret tongkang yang sedang berlabuh di kawasan galangan kapal PT Mecusuar karena dalam perbaiki.

Angin kencang dan gelombang tinggi, meyeret tongkang itu dan kemudian menghantam Pelabuhan Sagulung.

Ogi mengaku, pihaknya masih mengecek kerusakan fisik dermaga pelabuhan.

Sekitar pukul 10.30 WIB pagi tadi, tongkang tersebut baru bisa dikeluarkan dari pelabuhan dengan bantuan dua kapal tagboat.

Tongkang kemudian dibawa kembali ke galangan kapal Mercusuar untuk diperbaiki.

Sementara itu, Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko mengaku pihaknya sudah turun ke lokasi meninjau langsung kondisi pelabuhan dan tongkang yang diikat di pelabuhan Sagulung.

"Kapal tongkangnya sudah ditarik kembali ke dalam kawasan perusahaan, untuk dilakukan perbaikan,''kata Sujoko, Selasa sore. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved