Saya Sudah Nggak Kuat. Sudah Dua Bulan Anak Saya Ngamuk-ngamuk

Wanita berusia 48 tahun di Tanjungpinang ini menghadapi cobaan yang tidak ringan

Saya Sudah Nggak Kuat. Sudah Dua Bulan Anak Saya Ngamuk-ngamuk
TRIBUNBALI

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Wanita berusia 48 tahun di Tanjungpinang ini menghadapi cobaan yang tidak ringan.

Setelah hidup menjanda, wanita berinisial E ini kini sendirian membesarkan anak semata wayangnya, R, yang kini sudah berusia 16 tahun.

Namun, dalam perjalanan membesarkan si buah hati, sang anak mengalami gangguan psikis, yang ia sendiri tidak tahu kenapa.

"Dia mengalami gangguan jiwa. Entah kenapa dia begitu. Tak tahu penyebabnya.

Sudah dua bulan terakhir ini dia ngamuk-ngamuk," ujar E kepada sejumlah wartawan di rumahnya Tanjungpinang, Rabu (23/11/2016).

Tidak tau apa penyebabnya, anaknya yang sudah putus sekolah itu mengalami depresi berat.

"Saya sudah nggak kuat. Makanya kemarin saya minta bantu keluarga agar dia dipasung.

Tiga hari kita pasung untuk nakut-nakuti aja, biar nggak ngamuk," kata E.

Sebenarnya Ia sedih menghadapi permasalahan itu seorang diri. Beruntung, tetangga dan keluarganya, kini kerap menengoknya.

Ia mengaku, sang anak kerap ngamuk tanpa sebab apa-apa. Beberapa perabot rumah tangga dan kaca rumah bagian depan pecah akibat amukannya.

"Setelah kita pasung, sekarang takut dan mau nurut. Kita lepas lagi," tuturnya.

Namun, E mengaku tetap merasa was-was kalau tiba-tiba anaknya kembali kumat dan mengamuk.

"Saat dia kumat, pernah R mengambil senjata tajam dan mengayun-ayunkanya," ujar E.

Ia berharap pemerintah mau memperhatikan kondisi anaknya dengan memberi kemudahan layanan kesehatan bagi R.(*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Kamis, 24 November 2016

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved