Tahukah Anda, Obrolan Soal Berat Badan Justri Bikin Kesehatan Fisik dan Mental Anda Terganggu

Terlalu sering menganggap diri gemuk di hadapan orang lain, ternyata dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Tahukah Anda, Obrolan Soal Berat Badan Justri Bikin Kesehatan Fisik dan Mental Anda Terganggu
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Terlalu sering menganggap diri gemuk di hadapan orang lain, ternyata dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Tanpa sadar, mungkin Anda pernah memulai atau terlibat pembicaraan yang berkaitan dengan berat badan, seperti mengeluhkan tubuh gemuk setelah menikmati hidangan penutup bersama teman-teman.

Dan yang pasti, tanpa sadar Anda kerap merendahkan diri di depan orang lain dengan berkata “saya gemuk dan tidak terlihat bagus”, bahkan pada orang yang memuji Anda.

Untuk memahami mengapa wanita sering terlibat dalam pembicaraan yang “mengolok-olok” diri ini, para peneliti dari University of Ottawa melibatkan 453 mahasiswi.

Secara umum, beberapa mahasiswi termotivasi oleh faktor ekstrinsik, seperti daya tarik fisik, khususnya tubuh langsing dan status sosial. Sementara, sebagian mahasiswi lainnya termotivasi oleh faktor intrinsik, seperti kesehatan dan pencapaian diri.

Para peneliti menemukan, wanita yang kerap terlibat dalam pembicaraan lemak tubuh lebih cenderung mementingkan faktor ekstrinsik seperti penampilan fisik dan status sosial.

Fokus pada penampilan luar, membuat mereka juga lebih cenderung memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, mengonsumsi obat pelangsing, demi menemukan tubuh ideal seperti yang dilihat di televisi.

Para peneliti juga menemukan bahwa pembicaraan lemak tubuh ternyata bisa menular. "Wanita yang mendengar orang lain memulai pembicaraan tentang lemak tubuh, lebih cenderung merasa gemuk dan mengalami ketidakpuasan bentuk tubuh," kata para peneliti.

Alexandra F. Corning, seorang profesor penelitian di bidang psikologi di University of Notre Dame, mengatakan kepada Huffington Post.

"Mengeluhkan tentang bentuk tubuh membuat kita merasa seperti tidak ada hal lain yang lebih baik. Padahal, kita semua sama, tak dibedakan hanya dengan jumlah lemak di tubuh."

Luc Pelletier, penulis studi dan seorang profesor psikolog sosial di University of Ottawa mengatakan, kadang wanita menganggap dirinya gemuk di hadapan orang lain untuk meminta pengakuan bahwa mereka tidak gemuk.

Wanita seakan kata-kata “kau tidak gemuk!” Padahal, ini mengisyaratkan bahwa Anda tidak percaya pada diri Anda sendiri.

Jadi ketimbang memulai atau terlibat dalam pembicaraan berat badan, ada baiknya bicarakan hal lain yang dapat memotivasi, seperti pencapaian diri yang telah Anda dan teman-teman Anda dapatkan.

Atau bicarakan tentang rencana liburan yang dapat membuat Anda lebih segar dan bahagia, ketimbang terus mengeluh tentang tubuh dan berisiko membuat Anda stres karena tak juga mendapat tubuh ideal. (kompas.com)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved