Dua Kurir Narkoba di Karimun Ini Simpan Sabu di Nasi Bungkus. Mereka Diupah Rp 5 Juta per Orang

Dari pengakuan Ri, Ia dan Wd diperintahkan seseorang berinisial D asal Batam untuk menyelundupkan sabu ke Tanjung Batu

Dua Kurir Narkoba di Karimun Ini Simpan Sabu di Nasi Bungkus. Mereka Diupah Rp 5 Juta per Orang
IStimewa
Ilustrasi sabu-sabu 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Dua kurir narkoba berinisial Ri an Wd diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun di Hotel Gembira blok C Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Senin (14/11) lalu.

Dari pengakuan Ri, Ia dan Wd diperintahkan seseorang berinisial D asal Batam untuk menyelundupkan sabu ke Tanjung Batu.

Rencananya bubuk haram tersebut akan diedarkan di wilayah yang terletak di Pulau Kundur itu.

Modus operandi yang dilakukan D adalah dengan memasukkan narkoba tersebut ke dalam dua bungkus nasi padang. Kemudian D memerintahkan Ri dan Wd untuk membawanya.

"Sabu itu tersebut dimasukkan ke dalam bungkus nasi padang. Baru kita keluarkan setelah tiba di Tanjung Batu," kata Ri saat ekspos perkara narkoba di Mapolres Karimun, Senin (28/11) siang.

Untuk menyelundupkan sabu ke Tanjung Batu, masing-masing mereka diupah sebesar Rp 5 juta.

Ri menjelaskan harga sabu yang mereka bawa itu sekitar Rp 65 juta. Apabila terjual mereka akan menyerahkan kepada D sebesar Rp 50 juta.

"Kita setornya Rp 50 juta saja D. Rp 5 jutanya untuk operasional," tambah pemuda 21 tahun itu.

Kapolres Karimun, AKBP Armaini yang memimpin ekspos mengatakan modus dengan menyimpan sabu di dalam nasi bungkus merupakan modus baru yang Ia jumpai.

Armaini memperingatkan jika berbagai cara akan dilakukan oleh jaringan pengedar narkoba dalam upaya penyelundupan.

Halaman
123
Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved