Reaktor Nuklir Chernobyl Meledak 1986, Radiasinya Menyebar ke Eropa. Kini Dibangun Selubung Canggih

Reaktor nuklir Chernobyl yang meledak 1986 mendapat selubung pelindung baru untuk cegah cemaran radioaktif.

Reaktor Nuklir Chernobyl Meledak 1986, Radiasinya Menyebar ke Eropa. Kini Dibangun Selubung Canggih
DW/Y Teyze
Selubung pelindung baru diharapkan bisa mengamankan reaktor lama yang mengalami kebocoran di tahun 1986 di Chernobyl. Selubung pelindung berbentuk seperti kubah dan setinggi 108 meter. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Reaktor nuklir Chernobyl yang meledak 1986 mendapat selubung pelindung baru untuk cegah cemaran radioaktif.

Kebocoran radiasi bisa dicegah tapi penanggulangan sampah radioaktif kadar tinggi perlu waktu beberapa dekade, demikian dilaporkan Deutche Welle, Jumat (2/12/2016).

Selubung baru anti radiasi dari baja konstruksi khusus paling modern itu, menurut para insinyur Eropa yang mendesain dan membangunnya, dijamin, mampu mencegah bocoran radiasi hingga abad mendatang.

Di dalamnya dipasang kran bangunan tercanggih untuk membongkar bekas reaktor atom yang meledak tahun 1986 itu.

Selubung pelindung baru ini pecahkan rekor konstruksi pelindung terbesar yang dibangun manusia, dengan konstruksi 36.00 0 ton baja, tingginya 108 meter, lebar 257 meter dan disebut mampu bertahan dari gempa bumi berkekuatan 6 skala Richter dan Tornado skala tiga.

Saat terjadi kecelakaan reaktir nuklir di Ukraina itu, untuk mencegah meluasnya cemaran radiasi nuklir, sekitar 30 tahun silam itu para petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang disebut "Likuidator" diperintahkan untuk membuat selubung beton pelindung yang disebut Sarkofagus.

Kini sarkofagus darurat yang sudah berusia lebih tiga dekade itu bocor dan runtuh di berbagai bagian. Cemaran radiasi juga diyakini bocor lagi.

Karena itulah pada 1997 negara-negara G-7 memutuskan pembangunan selubung baru dengan teknik termodern.

Lebih 40 negara mendanai pembangunan selubung baru yang mulai dibangun 2010. 

Paling dahsyat 

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved