Pesawat Polisi Jatuh di Perairan Dabo
Basarnas Dirikan Posko Evakuasi di Senayang, Kerahkan Ratusan Orang Cari Korban
Selain mendirikan Posko Evakuasi di Senayang, Basarnas Tanjungpinang kerahkan ratusan orang cari korban pesawat jatuh. Tim beranggotakan lintas unsur
Penulis: Thom Limahekin |
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat kembali dikerahkan kembali, Sabtu (3/12/2016) untuk mencari para korban pesawat Polisi Udara yang jatuh di perairan Lingga Kepri, Minggu (4/12/2016).
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Abdul Hamid mengatakan, anggota tim gabungan tersebut diperkirakan berjumlah 300 orang.
"Anggota penyelamat yang berjumlah sekitar 300 orang itu baru terdiri dari anak buah dan belum termasuk anggota dari unsur lain," ungkap Hamid kepada Tribun
di Posko Pengendali Pencarian Korban Pesawat Jatuh, Kantor Basarnas Tanjungpinang, Minggu siang.
Menurut Hamid, Basarnas Tanjungpinang berperan sebagai Posko Pengendali. Seluruh unsur di lapangan.
Namun, tim gabungan juga membangun Posko Darat di pulau Senayang.
"Kalau ada korban yang ditemukan hari ini maka, rencananya para korban itu dievakuasi ke Senayan," jelas Hamid.
Proses evakuasi dari Senayang selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Entah evakuasi dari Senayang ke RS Bhayangkara Batam melalui laut atau udara, kita serahkan kepada pihak kepolisian," tegas Kepala Basarnas Tanjungpinang itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/abdul-hamid-basarnas_20161204_112841.jpg)