Pesawat Polisi Jatuh di Perairan Dabo
BREAKING NEWS. Empat Kantong Mayat Tiba di RS Bhayangkara Batam
Sebanyak empat kantung jenazah dan satu box yang berisi potongan-potongan tubuh korban ini sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Batam
Laporan: Mona Andriani
BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Setelah proses evakuasi, jasad yang diduga tubuh korban pesawat dibawa ke RS Bhayangkara Batam, Nongsa, Minggu (4/12/2016) sore,
Sebanyak empat kantung jenazah dan satu box yang berisi potongan-potongan tubuh korban ini sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Batam, Minggu (4/12/2016) sore.
Sampai saat ini belum diketahui jasad siapa dan berapa jumlah korban yang sudah dievakuasi karena harus melalui proses DNA yang diperkirakan memakan waktu dua minggu.

Jasad korban pesawat tiba di Batam untuk diidentifikasi di RS Bhayangkara Batam.
"Data manifes di kepolisian hampir lengkap hanya saja untuk hambatan tergantung pada data lapangan dari temuan tubuh. Kami berharap ditemukan bodi yang utuh agar mudah diidentifikasi dan segera kami dapat menghubungi keluarga korban," ujar AKBP Djarot Wibowo, Kabid Dokes Polda Kepri.
Tim Polda Kepri sudah membentuk tim DVI khusus untuk menangani korban pesawat Polri Skytruck M-28 P4021 yang jatuh di perairan Dabo, Lingga.
"Kami sudah mengumpulkan data ante mortem. Pengumpulan data ante mortem yaitu berupa sampel DNA yang sudah dikerjakan di daerah-daerah Polda dan hampir sempurna," tambah Djarot.

AKBP Djarot Wibowo, Kabid Dokes Polda Kepri
Tim DVI Polda Kepri nanti akan dibantu oleh ahli DNA dari Mabes Polri yang tiba di Batam, Senin besok. Begitu juga ahli forensik senior dari Mabes Polri.
Seperti diketahui, jumlah korban pesawat jatuh berjumlah 13 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/korban-pesawat_20161204_195406.jpg)