Pengedar Narkoba Kini Pandai Membaca Pergerakan Polisi, Kata Kapolres Karimun

Armaini mengatakan, kondisi ini memaksa polisi harus bekerja keras di tengah kekurangan sarana prasarana dan keterbatasan personil

Pengedar Narkoba Kini Pandai Membaca Pergerakan Polisi, Kata Kapolres Karimun
tribunbatam/elhadif putra
Kapolres Karimun AKBP Armaini 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Kapolres Karimun AKBP Armaini menilai garis pantai yang panjang menjadi titik lemah upaya mengatasi masuknya narkoba ke wilayah tersebut.

Armaini mengatakan, kondisi ini memaksa polisi harus bekerja keras di tengah kekurangan sarana prasarana dan keterbatasan personil.

"Kelemahan kita di pintu-pintu yang sulit diawasi. Garis pantai kita yang panjang juga menjadi kesulitan kita," kata Armaini, Senin (5/12/2016).

Selain itu pergerakan penyelundup narkoba juga seakan telah membaca gerak polisi yang melakukan pengawasan.

Berbagai modus baru yang mereka gunakan juga membuat petugas kewalahan.

"Contohnya, kita sudah jaga sampai jam tiga. Mereka mainnya jam empat. Belum lagi modus-modus baru yang dipakai mereka.

Seperti yang telah kita temukan diselundupkan dalam mesin, bawang atau barang lain.

Para pelaku penyeludupan narkoba ini pandai dalam manfaatkan situasi," ujar Armaini.

Namun untuk saat ini, lanjut perwira polisi asal Aceh itu, pihaknya akan terus berupaya memberantas narkoba yang masuk ataupun yang tengah beredar.

Pengungkapan yang telah dilakukan selama ini terbukti mengurangi beredarnya narkoba di Karimun

"Adanya penangkapan-penangkapan pasti adanya pengurangan. Kalau kita kendor maka nanti dia akan marak lagi," katanya.

Untuk mengatasi masalah narkoba ini kepolisian tidak dapat bekerja sendiri.

Armaini menjelaskan sinergi dengan masyarakat dan instansi lain seperti BNN, Bea Cukai dan TNI harus dilakukan dalam perang melawan narkoba.

"Dengan begiru akan memperluas pengawasan kita. Jika menemukan yang mencurigakan langsung laporkan," ujarnya. (*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 6 Desember 2016

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved