Menegangkan! Ini Detik-detik Agung Labrak Istri yang Ngamar dengan Selingkuhan di Hotel

Pria ini melabrak pria selingkuhan istrinya sehabis ngamar di hotel. Dia sempat membuntuti istrinya hingga akhirnya masuk ke sebuah mobil

Menegangkan! Ini Detik-detik Agung Labrak Istri yang Ngamar dengan Selingkuhan di Hotel
wartakota
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG-Satuan Reskrim Polrestabes Semarang, saat ini tengah berupaya mendalami kasus pengaduan dugaan perselingkuhan atau perzinahan yang melibatkan dua oknum pejabat BPN Kabupaten Semarang.

Dua oknum PNS tersebut yakni SG (40) dan AN (38).

Agung (39), warga Ungaran Timur, Kabupaten Semarang mengadukan SG dan AN ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Agung adalah suami AN.

Agung menuding AN telah bermain serong dengan SG.

Kasus ini bermula pada akhir pekan lalu, AN berpamitan kepada Agung hendak mengikuti kegiatan kantor di sebuah hotel di Salatiga, Sabtu (3/12/2016) pagi.

Agung yang sudah lama mencium gelagat mencurigakan dari istrinya tersebut tak begitu saja percaya.

Agung yang juga seorang PNS itu lantas membuntuti, hingga akhirnya pada siang hari, istrinya terlihat keluar dari acara selanjutnya masuk ke dalam sebuah mobil Fortuner.

Setelah diikuti, Fortuner itu berjalan menuju ke arah Semarang dan berhenti di sebuah hotel di jalan Majapahit, Pedurungan, Semarang.

Agung bersama keluarganya yang menunggu hingga semalaman kemudian melabrak keduanya yang keluar dari Hotel.

Sebelumnya Agung sudah memastikan kepada petugas hotel bahwa istrinya itu memang benar berada di dalam hotel.

"Kasus ini diadukan beberapa hari lalu. Saat ini masih dalam penanganan penyidik Sat Reskrim Polrestabes Semarang," kata Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna kepada Tribun, Selasa (06/12/2016).

Jika nanti dalam penyidikan terpenuhi unsur pidananya, sambung Suwarna, proses hukum akan terus berlanjut hingga ke tingkat Pengadilan.

"Untuk sanksi, nantinya instansi yang bersangkutan yang akan memberi sanksi, tetapi setelah menjalani pidananya," pungkas Suwarna. (tribunjateng)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved