Penangkapan Teroris

Sebelum Tangkap Wanita Ini, Anggota Densus Nanya-nanya ke Tukang Ojek

Ikuti saja Pak, sepertinya ngekos tidak jauh dari sini. Sekitar 100 meter diikuti. Saat mau masuk ke tempat kos, perempuan itu ditangkap.

dok.tribunnews.com
Tim Densus 88 

Penulis: Theresia Felisiani

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Anggota Densus 88 Mabes Polri membuntuti Dian Yulia Novi (DYN), terduga teroris perempuan yang baru seminggu menyewa kos-kosan kamar nomor 104 di Bintara VIII RT 04 RW 09, Kota Bekasi.

Menurut informasi dari Husein, sebelum ditangkap, DYN sudah dibuntuti oleh anggota Densus 88.

Husein adalah warga yang rumahnya persis di depan kos-kosan DYN alias Dian Yulia Novi.

Baca: Terungkap! Rencananya, Perempuan yang Ditangkap Densus 88 Akan Meledakkan Diri di Istana Negara

Baca: Wanita Calon Pengantin Bom Ini sempat Tulis Surat Wasiat untuk Orangtuanya, Ini Bunyinya!

"Saya jam 15.00 WIB mau jemput istri saya pulang pengajian. Pas mau jemput, saya ketemu tukang ojek teman saya. Katanya, ada preman delapan orang ngikuti perempuan bercadar yang kos di depan kos-kosan rumah saya," ucap Husein di lokasi penggerebekan.

Kehadiran delapan anggota berpakaian preman yang merupakan anggota Densus 88 itu juga dipergoki oleh tukang ojek.

Kepada tukang ojek itu, anggota Densus 88 bertanya dimana rumah perempuan bercadar itu.

Tukang ojek menjawab tidak tahu dan mempersilakan anggota Densus 88 untuk membuntuti.

"Ikuti saja Pak, sepertinya ngekos tidak jauh dari sini. Sekitar 100 meter diikuti. Saat mau masuk ke tempat kos, perempuan itu ditangkap. Kamarnya digeledah, ditemukan bom rakitan," tambah Husein.

Untuk diketahui, Densus 88 Mabes Polri, menangkap tiga terduga teroris terdiri dari dua pria dan satu perempuan di dua lokasi.

Dua pria yakni Nur Solihin (NS) dan Agus Supriyadi (AS) ditangkap di dalam mobil di saat melintas di dekat Fly Over Kalimalang.

Dari kontrakan DYN, Densus 88 menyita satu bom rakitan berbentuk rice cooker yang langsung diledakkan di lokasi dan terdengar satu kali ledakan.

Saat ini lokasi penggerebekan masih dijaga ketat oleh personel kepolisian. Warga juga masih memadati areal tersebut.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved