Kursi Sekda Karimun

Tiga Nama Bersaing Jadi Sekda Karimun, Rafiq Tunggu Lampu Hijau Gubernur Nurdin

Tiga nama berpeluang kuat menjadi Sekda Karimun. Nama-nama itu tinggal menunggu persetujuan Gubernur Nurdin, satu di antaranya ketiganya

Tiga Nama Bersaing Jadi Sekda Karimun, Rafiq Tunggu Lampu Hijau Gubernur Nurdin
tribunbatam/rachta yahya
Bupati Karimun Aunur Rafiq 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,KARIMUN-Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku dirinya belum bisa mengumumkan siapa pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun definitif.

Itu dikarenakan dirinya masih menunggu persetujuan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk memilih satu dari tiga nama yang telah disodorkannya beberapa waktu lalu.

“Sekda masih menunggu pak gubernur. Belum tahu kapan, mudah-mudahan secepatnya. Batam sudah beliau beri jawaban, mudah-mudahan kita (Karimun, red), tidak lama lagi,” ujar Rafiq usai memimpin rapat koordinasi kebersihan di kantor Bupati Karimun, jalan Poros, Kamis (8/12/2016).

Seperti diketahui, tiga nama bersaing memperebutkan kursi Sekda Karimun yang lowong pasca ditinggal Arif Fadillah yang terpilih sebagai Sekda Provinsi Kepri sekitar tiga bulan lalu. K

etiga nama bersaing itu antara lain Muhammad Firmansyah (Plt Sekda Karimun), Sensissiana (Asisten II Sekda Karimun bidang Perekonomian dan Pembangunan) dan Zepridin (Kasatpol PP).

Ketiganya menyisihkan tiga pesaing lainnya seperti Sularno, Rosmawati dan Syuryaminsyah. Dari tiga orang tersebut, Firmansyah memiliki peluang yang paling besar.

Itu setelah Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Karimun itu meraih skor tertinggi pada seleksi. Kemudian diikuti Sensis dan Zepridin di posisi ketiga.

Firmansyah sebelumnya pernah menjabat di sejumlah SKPD penting di Pemkab Karimun antara lain Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kabag Keuangan Setkab Karimun dan Kadispenda. Saat ini Firman juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Karimun.

"Biar hemat, kemungkinan pelantikan sekda akan kami sejalankan dengan pelantikan Kepala SKPD yang terpilih. Kami inginnya awal-awal Januari 2017, semua sudah bekerja," terang Rafiq. (*) 

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved