Penangkapan Teroris

Bom Kemasan Rice Cooker Tidak Dirakit di Bekasi

Menurut keterangan sementara dari terduga teroris DYN, besok pagi, bom tersebut akan diledakkan di obyek vital yang ada di Jakarta.

Tribunnews/Theresia Felisiani
Kos-kosan tempat ditangkapnya wanita terduga teroris serta bom berdaya ledak tinggi di Bekasi. 

Laporan: Theresia Felisiani

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Bom kemasan rice cooker yang disita di kos-kosan terduga teroris Dian Yulia Novi (DYN) di Bintara VIII RT 04 RW 09, Kota Bekasi, sudah didisposal atau diledakkan.

Dian dan dua terosis pria lainnya sudah dibawa untuk pemeriksaan intensif di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana mengatakan bom tersebut tidak dirakit di Bekasi atau di kos-kosan tersebut.

"Bom tidak dirakit di kos-kosan itu, bom dirakit di tempat lain. Jadi Bekasi hanya untuk transit saja," tegasnya di lokasi kejadian, Sabtu (10/12/2016) malam.

Menurut keterangan sementara dari terduga teroris DYN, besok pagi, bom tersebut akan diledakkan di obyek vital yang ada di Jakarta.

Baca: Terungkap! Rencananya, Perempuan yang Ditangkap Densus 88 Akan Meledakkan Diri di Istana Negara

Untuk diketahui, sepanjang hari ini, Sabtu (10/12/2016) Densus 88 Mabes Polri, menangkap tiga terduga teroris terdiri dari dua pria dan satu perempuan di dua lokasi.

Dua pria yakni Nur Solihin (NS) dan Agus Supriyadi (AS) ditangkap di dalam mobil di saat melintas di dekat Fly Over Kalimalang.

Sementara satu perempuan yakni Dian Yulia Novi (DYN) ditangkap di kos-kosan Jalan Bintara VIII RT 04 RW 09, Kota Bekasi.

Dari kontrakan DYN, Densus 88 menyita satu bom rakitan berbentuk Rice cooker yang sudah didisposal dan terdengar satu kali ledakan.

Selain di Bekasi, pukul 18.15 WIB sore tadi, Densus 88 juga menangkap ?terduga teroris inisial SY atau Abu Izzah, ditangkap di Sabrang Kulon Matesih, Kab Karanganyar, Solo.

Baca: Selain Bekasi, Densus 88 Juga Tangkap Satu Terduga Teroris di Solo

Keterlibatan SY yakni merakit bom yamg di bawa oleh terduga teroris solikhin ke Jakarta.

Saat ini SY dibawa pengembangan oleh Densus 88.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved