Penangkapan Teroris

Kapolri: Bahrun Naim Kendalikan Jaringan di Indonesia dari Suriah

Tito menjelaskan, sejumlah pelaku yang ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri baru-baru ini merupakan sel kecil bentukan Bahrun

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memberikan keterangan pers usai Rapat Koordinasi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2016). Rapat Koordinasi membahas masalah ekonomi terkait kartel pangan, penyelundupan dan investasi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, Bahrun Naim menjadi aktor utama dalam rencana pengeboman yang menargetkan Istana Presiden.

Menurut Tito, Bahrun mengendalikan dan membiayai jaringan terorisnya dari Suriah.

Tito menjelaskan, sejumlah pelaku yang ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri baru-baru ini merupakan sel kecil bentukan Bahrun.

"Teroris ini adalah kelompok yang merupakan sel dari kelompok Bahrun Naim yang ada di Suriah.

Modusnya, dia membuat sel-sel kecil. Selnya cuma ada enam orang mereka ini, dipimpin oleh Solikin dan lain-lain," kata Tito seusai menghadiri Maulid Nabi Muhammad di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/12/2016).

Ia mengungkapkan bahwa Bahrun memberikan pembekalan biaya dan tata cara perakitan bom kepada para anggota jaringannya via media internet.

Adapun dananya berasal dari Bahrun yang dikirim melalui bank.

"'Pengantinnya' (peledak bom) yang disiapkan adalah istri kedua yang disiapkan Solikin ini, yang menargetkan di antaranya pos penjagaan yang ada di istana dan beberapa tempat lain.

Yang disurvei dan direncanakan adalah pos penjagaan saat pergantian jaga," kata Tito.

Sabtu (10/12/2016), polisi menggagalkan rencana pengeboman Istana Presiden dengan membekuk empat tersangka di Perum Bintara Jaya VIII, Bekasi.

Dua orang tersangka, yaitu MNS dan AS, diamankan di jalan layang Kalimalang.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved