Sempat Ada Larangan Pakai Rok Pendek di Parlemen Israel tapi Diprotes Banyak Orang. Ini Sebabnya

Aturan berpakaian yang salah satunya mengatur tentang larangan penggunaan rok pendek di Parlemen Israel menuai protes.

Sempat Ada Larangan Pakai Rok Pendek di Parlemen Israel tapi Diprotes Banyak Orang. Ini Sebabnya
AFP PHOTO
Aksi unjuk rasa oleh para karyawan di parlemen Israel pada Rabu (14/12/2016), menyusul munculnya aturan tentang rok pendek. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Aturan berpakaian yang salah satunya mengatur tentang larangan penggunaan rok pendek di Parlemen Israel menuai protes.

Kabar terakhir, aturan tersebut pun ditangguhkan menyusul gelombang protes yang muncul.

Para karyawan mengatakan, Knesset (parlemen Israel) baru-baru ini memperketat aturan ihwal seberapa panjang rok yang boleh dikenakan.

Lalu petugas keamanan melarang rekan-rekan mereka yang dianggap roknya terlalu pendek untuk memasuki gedung.

Ketua Parlemen Yuli Edelstein mengatakan, aturan itu muncul setelah banyaknya keluhan atas banyaknya pakaian yang tidak pantas di lingkungan parlemen.

Menyusul protes tersebut, tim gabungan akan mengkaji aturan itu dan memutuskan bagaimana peraturan yang semestinya akan diterapkan nantinya.

Kebijakan tersebut ditangguhkan setelah adanya ketegangan dalam rapat di parlemen. Demikian dilaporkan dalam surat kabar Israel Haaretz.

Disebutkan, tim akan meneliti aturan yang diberlakukan untuk para anggota parlemen laki-laki dan perempuan, serta para asisten mereka.

Pada bulan Oktober, direktur administrasi parlemen mengirimkan surat ke semua staf yang mengingatkan aturan berpakaian bagi semua orang.

Aturan itu melarang penggunaan kaus oblong atau t-shirt, celana pendek, sandal dan gaun pendek atau rok.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved