Piala AFF 2016

Timnas Kalah, Riedl Belum Lepas dari Kutukan "Runner-up". Ini Jawabnya!

Pelatih Alfred Riedl sepertinya belum terbebas dari "kutukan" runner up. Tim yang ditangani sering pulang tanpa piala. Kenapa?

Timnas Kalah, Riedl Belum Lepas dari Kutukan
ANTARA/Wahyu Putro A
Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Kegagalan pelatih Alfred Riedl mempersembahkan trofi Piala AFF 2016 memperpanjang catatan minornya dalam turnamen 2 tahunan ini.

Indonesia gagal menjadi juara setelah Boaz Solossa dan kawan-kawan takluk 0-2 dari Thailand pada pertandingan kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/12/2016). Dua gol tim Gajah Perang diciptakan Siroch Chattong (37', 47')

Bagi Riedl, kekalahan ini menjadi kegagalan ketiga pada final Piala AFF 2016.

Kegagalan pertama dirasakan Riedl pada Piala AFF 1998. Saat itu, Riedl yang menangani Vietnam harus kalah 0-1 dari Singapura pada partai puncak.

Riedl kemudian kembali mencicipi final pada Piala AFF 2010. Dalam tugas pertamanya bersama Indonesia, dia berhasil membawa skuad Garuda ke partai puncak.

Namun, Riedl untuk kali kedua gagal memboyong Piala AFF setelah Indonesia kalah 2-4 dari Malaysia pada partai final.

Selain di Piala AFF, Riedl juga seakan tidak lepas dari kutukan runner-up dalam berbagai ajang lain terutama saat melatih Vietnam.

Saat menangani Vietnam U-23, Riedl mencicip 2 runner-up Asian Games pada 2003 dan 2005.

Bersama timnas senior, dia lagi-lagi gagal di final Asian Games (1999) dan King's Cup (2006). (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved