Breaking News:

Danlantamal Perintahkan Waspadai Pulau Kecil, Diduga Jadi Persembunyian Penyelundup di Kepri

Komandan Lantamal Tanjungpinang meminta komandan satuan kewilayahan mewaspadai pulau-pulau kecil. Karena diduga menjadi persembunyian penyelundup

tribunnews batam/thomm
Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma S Irawan mendaftarkan namanya untuk tes urine di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (16/12/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-‎Komandan Lantamal (Danlatamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan meminta kepada komandan satuan untuk waspada.

Kewaspadaan ini menyusul ada potensi pulau-pulau kecil di Kepri, tak terkecuali di Anambas sebagai tempat persembunyian sementara bagi para penyeludup.

"Saya mengingatkan kepada komandan satuan untuk senantiasa waspada. ‎Terlebih menjelang Natal dan tahun baru ini," ujarnya saat melakukan kunjungan ke Mako Lanal Tarempa Sabtu (17/12/2016).

Irawan menambahkan, modus pelaku penyelundup ini yang berupaya ditutup oleh satuan yang dipimpinnya. Dirinya menjelaskan, modus pelaku penyelundup ini, kerap dilakukan mengingat tren tindak kriminal di laut seperti perompakan cenderung nihil.

"‎Karena sekarang dicurigai untuk tren-tren di Selat Malak sudah tidak ada lagi. Seperti perompakan. Yang ada penyelundupan. Modusnya mencari daerah aman pulau-pulau terpencil, yang kami duga sebagai tempat persembunyian sementara‎. Ini yang kami selalu ingatkan terus, agar kami tutup celah itu," bebernya.

Irawan menjelaskan, dari total 2.408 pulau yang ada di Kepri, hanya sekitar 30 persen yang diketahui berpenghuni. Koordinasi serta kerjasama dengan instansi vertikal lain, menurutnya menjadi hal penting untuk menutup celah aksi penyelundupan itu.

Sejumlah titik di kabupaten/kota seperti Tanjung Balai Karimun serta Batam menjadi titik yang rawan aksi penyelundupan ini. Hal ini tampak dari pengungkapan sejumlah aksi penyelundupan yang berhasil digagalkan.

"Ini harus kerjasama, tidak hanya TNI-Polri saja. Kedepan, mudah-mudahan kami solid.‎ Tidak hanya instansi vertikal, informasi sekecil apapun dari masyarakat, khususnya masyarakat nelayan juga menjadi hal penting. Saya ingin nelayan dilengkapi dengan radio. Itu lah mata dan telinga kita. Potensi itu yang akan kami Bina terus," ungkapnya lagi.‎(*)

Penulis: Tyan
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved