Pesawat Polisi Jatuh di Perairan Dabo

Bikin Merinding! Gigi Sang Mertua Tiba-Tiba Lepas Sebelum Pesawat Tinggal Landas, Ternyata Jatuh!

Keluarga korban pesawat jatuh di perairan Dabo masih menyisakan kisah duka. Sang mertua mengaku bermimpi tanggal gigi sebelum menantu meninggal

Bikin Merinding! Gigi Sang Mertua Tiba-Tiba Lepas Sebelum Pesawat Tinggal Landas, Ternyata Jatuh!
TRIBUN JATENG/PUTHUT DWI PUTRANTO
Faisyak As Zahra Ramadani (2,5) menaburkan bunga di makam ayahandanya, Brigadir Anumerta Mustofa Zahroni di Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang, Jawa Tengah, Minggu (18/12/2016) pagi. Mustofa meninggalkan seorang istri, Briptu Jamilah Nur Farida serta seorang putri. Anggota Ditpol Udara Baharkam Mabes Polri ini meninggal dunia akibat kecelakaan Pesawat terbang Cassa Skytruck P-4201 milik Polri yang ditumpanginya di Kepulauan Riau (Kepri), beberapa waktu lalu 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG-Kepergian dua anggota Ditpol Udara Baharkam Mabes Polri asal Semarang menyisakan duka keluarga serta rekan Polri yang ditinggalkan.

Keduanya meninggal dunia akibat kecelakaan Pesawat terbang Cassa Skytruck P-4201 milik Polri yang ditumpanginya di Kepulauan Riau (Kepri), beberapa waktu lalu.

Anggie Yudha Hapsari (27) memeluk erat putri semata wayangnya, Ayudia Kirana Maharani (3) saat berdoa di makam suaminya, Brigadir Anumerta Andy Junaedy di Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang, Jawa Tengah, Minggu (18/12/2016) pagi.

Ibu rumah tangga ini berkali-kali terlihat menangis di samping makam suaminya. Andy meninggalkan seorang istri serta seorang putri.

Mertua Andy, Suyanto mengatakan beberapa hari sebelum mendapat kabar jika Andy meninggal dunia, dirinya terus saja dirundung perasaan gelisah.

Terlebih lagi, ketika Andy berpamitan kepada mertuanya hendak bertugas di Kepri.

Andy beserta keluarga kecilnya selama ini tinggal di Asrama Polisi Udara, Pamulang, Jakarta.

Semasa kecil Andy tinggal dengan orangtuanya di jalan Jeruk, Kelurahan Lamper, Semarang Selatan.

"Beberapa hari sebelum Andy berpamitan, gigi atas saya lepas. Sebagai orang Jawa, saya merasakan firasat yang buruk. Bahkan semua pekerjaan serabutan saya pending karena hal itu.

Saya terus dirundung gelisah. Berulang kali saya telepon Andy dan anak saya untuk memastikan semua baik-baik saja. Tetapi Allah SWT berkehendak lain," tutur Suyanto.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved