Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiket Pelni Batam-Medan dan Tj Priok Ludes Terjual

Jelang libur Natal dan tahun baru, tiket Pelni dari Batam ke Pelabuhan Belawan, Medan dan Tanjung Priok, Jakarta, habis terjual.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiket Pelni Batam-Medan dan Tj Priok Ludes Terjual
tribunnews batam/leo
KM Kelud yang kandas di depan Dermaga Basarnas Batam, Rabu (1/6/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Jelang libur Natal dan tahun baru, tiket Pelni dari Batam ke Pelabuhan Belawan, Medan dan Tanjung Priok, Jakarta, habis terjual.

Tiket yang habis terjual, adalah untuk keberangkatan 22 dan 27 Desember.

"Untuk tiket keberangkatan tanggal 22 dan 27 dengan tujuan ke Medan sudah habis terjual. Yang ada untuk keberangkatan tanggal 3 januari 2017 saja", ujar seorang calon penumpang  yang ditemui Tribun Batam di konter Pelni, Sekupang, Batam, Selasa (20/12/2016).

Ia sendiri mengaku tidak kebagian tiket untuk keberangkatan tanggal 22 Desember ini.

Hal senada juga diungkapkan calon penumpang lain bernama Aisyah.

Ia dan keluarganya yang berjumlah lima orang berencana akan pulang ke Medan menggunakan Kapal Pelni, tapi tidak kebagian tiket. Dia pun berencana mencari alternatif, pesawat terbang.

"Tiket nya sudah habis. Saya sekeluarga lima orang mau pulang ke Medan karena suasana libur sekolah bisa pulang. Bagaimana lagi kalau sudah habis terpaksa naik pesawat saja lagi", ujar Aisyah.

Habisnya tiket Pelni untuk Desember ini juga dibenarkan oleh Oyon, petugas penjualan tiket di Konter Pelni.

"Hal ini (tiket habis) dikarenakan penumpang yang naik di Tanjung Priok nanti juga ditambah lagi dari Batam dan Karimun membuat kapal sudah penuh. Kapal yang ada cuma satu armada saja", ujar Oyon.

Untuk keberangkatan ke Medan semua kelas sudah habis terjual, termasuk yang non sheet.

Diloket penjualan juga terdapat pemberitahuan bahwa tiket tanggal 27 Desember 2016 dengan tujuan Batam - Belawan sudah habis terjual.

Sementara tiket masih dijual dengan harga normal.

"Untuk harga penjualan tiket masih dijual pada harga normal,"tambah Oyon.

Apakah akan ada penambahan armada?

"Kita belum tahu kedepan nya kebijakan dari pusat apakah akan ada penambahan armada kapal stay tidak, melihat kelonjakan penumpang yang terjadi saat ini. Nantinya jika ada pemberitahuan dari pusat nanti akan kita kabarkan ke masyarakat luas", tambah Oyon. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved