Bertengkar dengan Istri, Pria Ini Kencani Waria. Cekcok Karena Kurang Bayar. Terjadilah Insiden Ini

Joko Sutrisno asal Toraja ini digelandang di Mapolrestabes Semarang dalam keadaan kaki terpincang-pincang setelah ditembak petugas

Bertengkar dengan Istri, Pria Ini Kencani Waria. Cekcok Karena Kurang Bayar. Terjadilah Insiden Ini
rahdyan trijoko pamungkas/tribunjateng
Joko Sutrisno asal Toraja ini digelandang di Mapolrestabes Semarang dalam keadaan kaki terpincang-pincang setelah ditembak petugas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Aparat Resmob Reserse Kriminal Polrestabes Semarang meringkus pelaku pembunuhan waria di kebun Tebu Desa Wisata Kandri Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Rabu (28/12/2016).

Joko Sutrisno asal Toraja ini digelandang di Mapolrestabes Semarang dalam keadaan kaki terpincang-pincang setelah ditembak petugas.

Pelaku diduga telah membunuh korban bernama Rochmadi (24) asal Rembang pada (20/12) malam dan ditemukan warga sekitar pada (21/12) pukul 05.00.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan kronologis kejadian pembunuhan berawal pelaku sedang mengalami pertengkaran dengan istrinya.

Kemudian pelaku meninggalkan rumah menggunakan angkutan umum menuju wilayah Tanggul Indah untuk minum minuman keras.

"Setelah minum minuman keras tersangka menuju ke pasar Karangayu.

Kemudian disana pelaku bertemu dan berdialog dengan korban sehingga terjadi kesepakatan untuk berkencan,"ujarnya saat gelar pekara Pidana .

Abiyoso menuturkan mereka berdua berboncengan menggunakan sepeda motor korban menuju daerah Gunungpati untuk melakukan hubungan intim .

Setelah melampiaskan hawa nafsunya tersangka mengalami percekcokan dengan korban.

"Karena tersangka kurang memberikan bayaran sebesar lima puluh ribu rupiah. lalu cek cok dan seketika tersangka menghantam kepala korban dengan potongan besi. Korban kemudian tergeletak dan ditunggu,"ujarnya.

Halaman
123
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved