Begini Pengakuan Penyelundup Minyak Tentang Aksinya. Namun Penyidik Lantamal Tak Percaya

Sekali angkut 20 ton, itu sudah berkali-kali mereka lakukan. Dari pengakuan nahkoda kapal, sudah empat kali mereka membawa barang tersebut

Begini Pengakuan Penyelundup Minyak Tentang Aksinya. Namun Penyidik Lantamal Tak Percaya
Dispen Lantamal IV Tanjungpinang
Kapal KM Hang Tuah 6 yang diduga menyelundupkan BBM tertangkap patroli tim WFQR Lantamal IV di perairan Galang, Batam, Senin (2/1/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Penyelundup minyak tertangkap tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang di perairan Galang, Batam, saat hendak menjual minyak ilegal ke perairan OPL, awal Januari 2017.

Ternyata, pelaku penyelundup minyak ini telah menjalankan aksinya sebanyak empat kali dengan jumlah tonase yang sama.

Kapal kayu KM Hang Jebat 6 ini dimodifikasi sedemikan rupa untuk mengangkut minyak untuk melakukan penyelundupan.

Hal dikatakan Kadispen Lantamal IV Mayor Josdi Damopoli saat dikonfirmasi terkait hasil penyelidikan, Selasa (3/1/2017).

"Sekali angkut 20 ton, itu sudah berkali-kali mereka lakukan. Dari pengakuan nahkoda kapal, sudah empat kali mereka membawa barang tersebut," ujar Josdi melalui sambungan telepon.

Baca: Libur Tahun Baru, Tim WFQR Lantamal IV Bekuk Kapal Penyelundup Minyak di Galang

Namun, tentunya pihak Lantamal IV tidak begitu saja percaya terhadap pengakuan tersebut.

Mereka diketahui pemain lama yang kerap beraksi di wilayah Kepri maupun Riau dan sepak terjangnya sudah diketahui di dunia peyelundupan jaringan internasional.

"Kita nggak mudah percaya atas pengakuan dia. Sejauh ini mereka masih saling menutupi dan pengakuan mereka belum singkron. Makanya butuh waktu untuk mengembangkan sampai ke akar-akarnya. Apalagi mereka sudah berpengalaman," ungkapnya.

Sebagai straategi pemeriksaan terhadap paraa pelaku ini, nahkoda maupun ABK yang berjumlah lima orang diperiksa secara terpisah.

Hal itu dilakukan agar mereka tidak saling berkomunikasi satu sama lain sehingga membuat pengakuan seragam kepada penyidik.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved