Liga Inggris

Leicester City KembalI Raih Hasil Seri. Caludio Ranieri Tetap Senang Karena Tak Kebobolan

Skor tersebut juga menjadikan Leicester sebagai juara bertahan terburuk di Premier League

Lindsey PARNABY / AFP
Manajer Leicester City Claudio Ranieri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MIDDLESBROUGH - Leicester City gagal mempertahankan momentum setelah ditahan imbang 0-0 oleh Middlesbrough di Riverside Stadium, Senin (2/1/2017).

Hasil seri itu menambah catatan negatif Leicester City.
Mereka tidak pernah menang di kandang lawan sejak menaklukkan Sunderland 2-0 pada 10 April 2016.

Dalam 12 lawatan berikutnya, Jamie Vardy cs hanya memetik lima poin hasil lima kali imbang, serta tujuh kali menelan kekalahan.

Skor tersebut juga menjadikan Leicester sebagai juara bertahan terburuk di Premier League.

Sebab, hingga pekan ke-20 Premier League, The Foxes baru mengumpulkan 21 poin.

Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri, tidak khawatir dengan sejumlah catatan minor timnya.

Dia memilih mensyukuri skuatnya bisa mempertahankan clean sheet pada dua laga berturut-turut.

"Kami melakoni dua pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan dan itu hal yang luar biasa.

Kami harus meneruskan catatan ini. Saya menilai para pemain tampil solid dan kuat," kata Ranieri.

Sebelumnya, Leicester menang 1-0 atas West Ham di kandang sendiri di King Power Stadium, Sabtu (31/12/2016).

Melawan Middlesbrough, Ranieri mengatakan bahwa timnya bertahan dengan baik.

"Pertahanan kami kuat dan para pemain tampil bersemangat. Leicester ingin mencetak gol, tetapi Middlesbrough juga menutup kans kami menyerang balik. Saya senang dengan penampilan kami," tutur Ranieri.

Hasil ini untuk sementara membawa Leicester duduk di urutan ke-14 klasemen sementara Premier League, sementara Middlesbrough dua tingkat di bawahnya.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved