Bantah Pelaku Buang Ponsel ke Laut, Bea Cukai Gagal Tangkap Nakhoda Speedboat Penyelundup

Kepergok patroli Bea Cukai, penyelundup ponsel dari Singapura dikabarkan membuangnya ke laut. Bea Cukai tangkap 4 ABK, gagal tangkap nakhoda speedboat

Bantah Pelaku Buang Ponsel ke Laut, Bea Cukai Gagal Tangkap Nakhoda Speedboat Penyelundup
tribunbatam/elhadif putra
Bea Cukai Kanwil Khusus Kepri menunjukkan ponsel barang bukti selundupan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Akibat ketakutan saat dikejar patroli Bea dan Cukai, pelaku penyelundupan handphone asal Singapura tanpa dokumen yang lengkap membuang sebagian barang bukti ke laut.

Peristiwa tersebut terjadi di saat petugas dengan kapal patroli BC-1305 melakukan tugasnya di sekitar perairan Pulau Kepala Jerih, Karimun, pada Senin (2/1/2017) kemarin sekira pukul 14.00 WIB.

Berawal penegahan dilakukan ketika petugas melihat speedboat Azimut yang mencurigakan. Ketika dilakukan pengejaran speed boat tersebut berusaha untuk kabur. Petugas juga sempat melepaskan tembakan peringatan agar nahkoda menghentikan kapalnya.

"Saat mau ditangkap, pelaku sempat membuang barang selundupannya ke laut," kata seorang sumber tribun.

Sumber tersebut menyebutkan jika pemilik barang selundupan itu adalah pengusaha berisial Ji, pengusaha asal Jakarta. Rencananya, kapal tersebut akan bersandar di Pulau Kijang baru akan mengedarkan handphone tersebut di daerah Sumatera.

"Pemilik barang selundupan ini merupakan pemain besar dan sudah sering kali menyelundupkan hape dengan modus serupa," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evi S, saat ekspos penegahan tersebut membantah pelaku membuang handphone ke laut.

Namun Ia membenarkan petugas patroli melakukan kejar-kejaran dengan speed boat Azimut. Bahkan petugas sempat mengeluarkan dua kali tembakan peringatan.

"Nahkoda kemudian mengandaskan kapalnya di pantai Pulau Kepala Jerih. Kalau buang ke laut tidak. Kan barangnya mahal," kata Evi saat ditanya tribun pada ekspos di pelabuhan Ketapang Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rabu (4/1/2017).

Pada penegahan kali ini Kanwil DJBC Khusus Kepri menyita total barang bukti sebanyak 2.800 unit handphone merk Xiomi dan satu unit speed boat. Sayangnya petugas hanya bisa menangkap empat ABK. Sedangkan nahkodanya berhasil melarikan diri. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved