Hamil, Bukannya Bahagia, Perempuan Ini Malah Gantung Diri, Alasannya Sungguh Mengejutkan

Sempat menunggu sekitar 30 menit, tidak ada aktivitas apapun di dalam kamar mandi. Weta pun sempat mengetuk pintu.

Hamil, Bukannya Bahagia, Perempuan Ini Malah Gantung Diri, Alasannya Sungguh Mengejutkan
kompas.com
ilustrasi 

Weta lalu berteriak memanggil suami adiknya yang pada saat itu sedang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Saya sangat syok melihat kejadian itu. Saya teriak memanggil istri adik saya yang sedang bersama anaknya. Kami lalu menurunkan tubuh adik saya yang tergantung itu," ucap Weta.

Menurut Weta, selama ini Sasih merupakan orang yang pendiam. Dia tak pernah sama sekali menceritakan permasalahan yang dihadapi.

Namun dia mengungkapkan, adiknya tersebut dalam keadaan terlilit utang.

Sementara dalam waktu dekat ini adiknya wajib menggelar ritual tiga bulanan anaknya.

"Kemungkinan adik saya mengambil jalan seperti ini karena permasalahan ekonomi," ungkap Weta.

Kapolsek Tegalalang, AKP Putu Gede Ardana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Tegalalang, tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Namun, terkait penyebab korban nekat menghakhiri hidupnya, kini pihaknya masih menyelidiki.

Ada sedikit ironi dalam kasus ini, sebab seharusnya korban berbahagia karena dalam waktu dekat ini anaknya memasuki usia tiga bulan.

"Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ada tanda kekerasan. Penyebabnya masih kami selidiki. Katanya dalam waktu dekat ini, korban nelu bulanin anak pertamanya. Seharusnya itu sebuah kebahagiaan. Tapi kok yang bersangkutan malah mengakhiri hidupnya," ucap Ardana.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved