Breaking News:

Liga Inggris

Pep Guardiola Yakinkan Suporter Bahwa Man City Bisa Jadi Raja Eropa. Ini Katanya

Manchester City juga untuk kali pertama pernah lolos ke semifinal Liga Champions pada musim lalu, sebelum dikalahkan Real Madrid

Editor: Mairi Nandarson
PAUL ELLIS / AFP
Manajer Manchester City Pep Guardiola 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER - Manajer Pep Guardiola meminta suporter dan pemain Manchester City memiliki keyakinan bahwa mereka bisa bersaing sebagai tim terbaik dunia.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai Manchester City telah membuktikannya dalam beberapa tahun terakhir dengan menjuarai 2 gelar Premier League dan 3 gelar domestik seusai kedatangan Shiekh Mansour pada 2008.

Manchester City juga untuk kali pertama pernah lolos ke semifinal Liga Champions pada musim lalu, sebelum dikalahkan Real Madrid.

Berdasarkan sejumlah torehan itu, Guardiola berpendapat, suporter perlu meyakini tim bisa menjadi raja di Eropa.

"Saya ingin membantu bahwa klub memiliki keyakinan terhadap kualitas mereka ( Manchester City) sendiri.

Saya ingin juga suporter merasakan bahwa mereka tim bagus. Terkadang pada masa lampau, mereka tidak mendapatkan kepercayaan. Mereka tidak banyak meraih gelar," kata Guardiola.

"Dalam 15 tahun terakhir, Chelsea contohnya, meraih banyak gelar daripada Manchester City. Namun, Manchester City bukan berarti tidak bagus.

Saya ingin pemain, suporter, dan yang lainnya di Manchester City untuk sadar betapa bagusnya tim ini dan cukup bisa bersaing dengan klub lain," kata Guardiola.

Musim pertama Pep bersama Manchester City memang tidaklah mudah.

Pelatih yang pernah menangani Bayern Muenchen dan Barcelona itu mendapatkan tantangan hebat untuk mempersembahkan gelar Premier League musim ini.

Dari 20 laga, Manchester City terpaku di peringkat ke-4 dengan merangkum 42 poin.

The Citizens tertinggal 7 poin dari penguasa klasemen sementara, yakni Chelsea.

Dengan keyakinan yang tinggi terhadap kemampuan diri sendiri, Pep yakin Manchester City memiliki kapabilitas menaklukkan tim-tim hebat.

"Kami menunjukkannya pada musim lalu di Liga Champions saat kami ke semifinal. Menurut saya, kami bisa mengalahkan tim terbaik dunia, Barcelona," jelasnya.

"Saya ingin membangun optimisme untuk meyakini bahwa kami bisa melakukannya (menjadi tim terbaik).

Soalnya, saya pernah di Barcelona dan Bayern Muenchen. Saya tahu persis apa artinya bagi orang-orang di sana yang meyakini bahwa kami bisa melakukannya," tuturnya.(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved