FIFA Award

Tahun 2016 Periode Terbaik Saya. Terima Kasih Sudah Memilih Saya, Kata Cristiano Ronaldo

"Tahun 2016 adalah periode terbaik sepanjang karier saya. Terima kasih sudah memilih saya," katanya

Tahun 2016 Periode Terbaik Saya. Terima Kasih Sudah Memilih Saya, Kata Cristiano Ronaldo
AFP PHOTO / Fabrice COFFRINI
Striker Real Madrid asal Portugal Cristiano Ronaldo mencium trofi Pemain Terbaik FIFA 2016 di Zurich, Senin (9/1/2017). AFP PHOTO / Fabrice COFFRINI 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ZURICH - Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan haru ketika dianugerahi gelar Pemain Terbaik FIFA 2016 pada The Best FIFA Football Awards 2016 Gala di Zurich, Senin (9/1/2017) malam.

Ronaldo tampil menawan sepanjang 2016. Dia mengantarkan Real Madrid menjuarai Liga Champions dan membawa Portugal mengunci titel Piala Eropa untuk pertama kalinya.

"Saya tidak akan pernah melupakan tahun (2016) ini," kata Ronaldo dalam situs resmi Real Madrid.

"Saya memenangi gelar bersama rekan-rekan di tim nasional dan klub sehingga saya tidak ragu lagi akan memenangi penghargaan ini," ucap kapten Portugal itu dengan terharu.

Gelar Pemain Terbaik FIFA bukanlah prestasi baru bagi Ronaldo. Sebelum sempat dilebur dengan Ballon d'Or antara 2010 dan 2015, Ronaldo sekali meraih gelar tersebut bersama Manchester United pada 2008.

Pesepak bola berusia 31 tahun tersebut juga tidak lupa mengucapkan rasa syukurnya.

"Saya ingin berterima kasih kepada pelatih dan rekan setim di Real Madrid dan Portugal, keluarga saya yang datang ke sini, anak saya, saudara saya," ujar Ronaldo.

"Tahun 2016 adalah periode terbaik sepanjang karier saya. Terima kasih sudah memilih saya," katanya.

Selama satu kalender 2016, Ronaldo beraksi dalam 57 laga bersama Real Madrid dan Portugal. Dia pun sukses mengemas 55 gol dan 17 assist!

Performa mengilap tersebut yang membuat Ronaldo juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada penghargaan Ballon d'Or 2016 yang diselenggarakan oleh majalah France Football pada Desember lalu.

Pemilihan pemain terbaik kali ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Perbedaan paling nyata adalah dengan kehadiran publik sebagai pemilih.

Pemenang ditentukan melalui pemungutan suara dari perwakilan media, pelatih tim nasional, kapten tim nasional, dan publik secara online. Masing-masing kategori voters memiliki hak 25 persen dari total suara. (Septian Tambunan)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved