Siswi SMA Batam Diperkosa Tiga Pria

Ini Alasan Polisi Soal Lamanya Proses Hukum Tiga Pria Terduga Pemerkosa Siswi SMK di Batam

Proses pemeriksaan tiga pelaku pencabulan terhadap SS (17), siswi SMK di Batam, masih berlanjut.

Ini Alasan Polisi Soal Lamanya Proses Hukum Tiga Pria Terduga Pemerkosa Siswi SMK di Batam
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Tiga pelaku pemerkosaan terhadap siswi SMA yang ditangkap polisi ditunjukkan saat ekspose perkaran di Polresta Barelang, Jumat (30/12/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Proses pemeriksaan tiga pelaku pencabulan terhadap SS (17) masih berlanjut.

Dalam waktu dekat, Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang akan mengirimkan berkas tahap satu ke Kejaksaan Negri (Kejari) Batam.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian mengatakan, pemberkasan masih berlanjut.

Minggu ini akan langsung dikirim untuk tahap satu.

"Pemberkasan sudah selesai. Nanti tahap satu akan segera dikirim," sebut Memo, Rabu (11/1/2017).

Sementara itu, seorang peyidik di unit PPA saat dikinfirmasi mengatakan, lamanya proses pemeriksaan tiga tersangka yakni Adi, Sule dan Andreas dikarenakan kasus ini dijadikan tiga berkas oleh pihak penyidikan.

"Memang kasus ini satu, cuma kita jadikan tiga berkas. Artinya, satu tersangka satu berkas," sebut seorang penyidik.

Namun untuk proses pemberkasan sendiri sudah hampir selesai, hanya saja ada bebera hal yang perlu diperiksa lagi.

Tentunya penyidik tidak mau nantinya pihak jaksa mengembalikan berkas dengan banyak perobahan.

"Kita juga pengennya cepat selesai kasus ini, minggu ini langsung kita kirim," lanjutnya.

Untuk diketahui, Adi, Sule dan Andreas merupakan pelaku pencabulan terhadap SS (17).

SS sendiri merupakan siswi yang masih duduk dibangku kelas 1 SMK di Batam.

Sebelum digilir, pelaku sempat dicekoki minuman keras.

Dalam keadaan mabuk, ketiga lelaki bejat ini langsung menyetubuhi korban.

Terkait berita ini, lengkapnya dapat dibaca di http://batam.tribunnews.com/topics/siswi-sma-batam-diperkosa-tiga-pria(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved