Massa HMI Unjuk Rasa di DPRD Kepri, Ini Tuntutannya ke Dewan

Massa HMI berunjuk rasa di DPRD Kepri, Jumat (13/1/2017). Mereka menuntut DPRD Kepri segera menuntaskan soal ini

tribunbatam/thom limahekin
Suasana unjuk rasa massa HMI di DPRD Kepri, Jumat (13/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Puluhan anggota Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan berunjuk rasa di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat (13/1/2017) siang.

Mereka mengusung sejumlah tuntutan dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Tuntutan utamanya adalah mendesak DPRD Kepri untuk segera menuntaskan kekosongan posisi Wakil Gubernur Kepri.

HMI Kepri meminta kepada DPRD Kepri untuk tegas menegur partai pendukung agar segera menuntaskan nama yang akan diusung.

“Jangan sampai perkara menetapkan wakil Gubernur adalah demi kepentingan politik semata, bukan melihat kepentingan rakyat Provinsi Kepri,” kata Ardiansyah, Ketua HMI Tanjungpinang-Bintan saat menyampaikan tuntutannya.

Adapun sosok idaman Wakil Gubernur Kepri versi HMI adalah orang yang mampu menata Kepri lebih baik lagi dengan cerminan berakhlak mulia beriman dan bertaqwa.

Menanggapi tuntutan pendemo, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak berjanji akan meneruskan aspirasi pendemo ke partai politik pendukung.

Dia menegaskan, jika partai politik pendukung mengusulkan nama, maka DPRD Kepri akan segera meneruskan.

“Kalau dua nama usulan wagub ini sampai ke DPRD, saya garansi, satu minggu paling lama kami kerjakan,” kata Jumaga.

Dia menegaskan, kebutuhan posisi Wakil Gubernur Kepri ini sangat penting.

Sebab, bagaimanapun juga Provinsi Kepri masih membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) di posisi Wakil Gubernur.

Selain menuntut pengisi posisi Wagub, HMI Tanjungpinang-Bintan menolak PP 60 tahun 2016 tentang kenaikan biaya kendaraan bermotor, kenaikan tariff listrik. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved