Breaking News:

Buntut Seorang Taruna Tewas, Drum Band dan Pedang Pora di STIP Dihapuskan

"Pada Senin besok‎ (16/1/2017), organisasi Drum Band dan Pedang Pora dihapuskan. Telah saya berlakukan itu," ucap Ketua STIP Marunda, Captain Arifin.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Suasana pemakaman mahasiswa STIP, yang tewas karena tindak kekerasan. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, CILINCING - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran‎ (STIP) Marunda, Captain Arifin Soenardjo mengatakan jika organisasi drum band dan pedang pora di lingkungan STIP ditiadakan untuk sementara.

Hal itu mengingatkan adanya tindak kekerasan yang dialami seorang taruna tingkat I, di Kamar M205 Gedung Dormitory ring IV STIP oleh sejumlah seniornya di tingkat II, Amirulloh Adityas Putra (18), Selasa dan Rabu (10-11/1/2017) lalu.

"Sekarang ada peraturan. Pada Senin besok‎ (16/1/2017), organisasi Drum Band dan Pedang Pora dihapuskan. Telah saya berlakukan itu," ucapnya, ketika menghubungi Warta Kota, Sabtu (14/1/2017) siang.

Dikatakan Arifin, kedua organisasi tersebut dibenarkannya sering terjadi gesekan antara para junior dan‎ senior di STIP tersebut.

"Ini (Penganiayaan) sering terjadi. Jadi, kedua organasi‎ itu kita bekukan (Hentikan) sementara. Jika, semuanya sudah terpantau kondusif akan diaktifkan lagi," terangnya.

Dilanjutkan Arifin diaktifkannya kembali dua organisasi ‎itu apabila suasana dan kondisi sudah kondusif.

Arifin bahkan menyatakan, jika kedua organisasi tersebut andalan, serta tenar di lingkungan STIP.

"Kedua organisasi Ini sering terjadi pergesekan. Sehingga, mau tak mau dua organisasi yang memang diidolakan oleh seluruh taruna di STIP Ini akan dihentikan sampai pak Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan RI) mengaktifkannya kembali. Tunggu suasana kondusif dulu," katanya. (wartakota)

Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved